KJRI Jeddah Klarifikasi Berita Kematian TKI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah TKI Overstayers saat beristirahat di kamar penampungan di Tarhil Shumaisi, Jeddah (4/11). Istimewa/Konjen RI Jeddah

    Sejumlah TKI Overstayers saat beristirahat di kamar penampungan di Tarhil Shumaisi, Jeddah (4/11). Istimewa/Konjen RI Jeddah

    TEMPO.CO, Jeddah - Konsulat Jenderal Republik Indonesia Jeddah membantah kabar meninggalnya seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) bernama Khotijah binti Hosen di ruang 20 H penampungan imigrasi Tarhil Sumayshi, Jeddah, Arab Saudi.

    “Dari koordinasi dengan pihak Tarhil Sumayshi, diperoleh konfirmasi bahwa tidak terdapat laporan WNI overstayer perempuan yang meninggal dunia di anbar (ruang) 20 H sebagaimana yang diberitakan,” demikian siaran pers KJRI Jeddah yang diterima Tempo hari ini.

    Kemarin, politikus PDIP Rieke Dyah Pitaloka menyebutkan Khotijah meninggal dunia di Rumah Sakit Malik Pahad, Jeddah, dan mendesak pemerintah untuk segera memulangkan jenazah dan bayinya, Reihan, yang berusia 6 bulan. (baca: Lagi, Satu TKI di Arab Saudi Meninggal)

    Menurut KJRI Jeddah, berdasarkan informasi dari pihak Tarhil Sumayshi, Senin, 13 Januari 2014, pada pukul 24.00, terdapat WNI yang dibawa ke rumah sakit karena tidak sadarkan diri. Berdasarkan penelusuran KJRI Jeddah, dengan sejumlah pengecekan di rumah sakit, diketahui bahwa WNI yang disebut-sebut meninggal dunia adalah Siti Azizah, bukan Khotijah binti Hosen.

    “Data diri yang bersangkutan, kecuali nama, sama dengan yang diberitakan di media massa. Siti Azizah berasal dari Cirebon, memiliki seorang balita berusia 6 bulan bernama Reihan Alfariszki dan baru masuk ke Tarhil Sumayshi pada tanggal 1 Januari 2014 lalu,” ungkap KJRI dalam siaran persnya.

    KJRI Jeddah menemukan Siti Azizah dalam kondisi koma dan sedang dirawat akibat gangguan pernapasan akut yang sudah diderita sejak sebelum masuk Tarhil Sumayshi di Rumah Sakit Al Tsaghar, bukan Rumah Sakit Malik ataupun King Fahad sebagaimana diberitakan media massa.

    KJRI juga telah menghubungi Taufik, suami Siti Azizah yang juga berstatus overstayer yang tinggal dan bekerja di Jeddah.  Anak Azizah, Reihan, dikabarkan dalam keadaan sehat dan dalam pantauan petugas Tarhil Sumayshi serta WNI lainnya di anbar 20. Pihak keluarga Azizah di Cirebon juga sudah dihubungi.

    KJRI Jeddah meminta semua pihak untuk melakukan klarifikasi jika memperoleh informasi mengenai situasi di Tarhil Sumayshi agar tidak menimbulkan kebingungan dan keresahan, khususnya bagi keluarga TKI.

    NATALIA SANTI

    Berita Lainnya:
    Mata Najwa, Angel Lelga Gagap Menjawab
    Kisah Cinta Ahok, Beda 9 Tahun dengan Istrinya
    Suami Khofifah Sudah Lama Menulis Hari Kematiannya
    Seperti Apa Ruang Karaoke Akil Mochtar Kini?
    Sedang Pimpin Rapat, Ani SBY Malah Angkat Telepon


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.