Pabrik Sepatu Cina Terbakar, 16 Orang Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rumah pemotongan unggas yang habis terbakar di Dehui, provinsi Jilin, Cina, Senin (3/6). Kebakaran ini mengakibatkan 120 orang tewas dan 70 orang luka-luka. REUTERS/Stringer

    Rumah pemotongan unggas yang habis terbakar di Dehui, provinsi Jilin, Cina, Senin (3/6). Kebakaran ini mengakibatkan 120 orang tewas dan 70 orang luka-luka. REUTERS/Stringer

    TEMPO.COWenling – Sebuah pabrik sepatu di Cina timur terbakar dan menewaskan setidaknya 16 orang serta melukai lima orang lainnya. Tragedi ini terjadi di pabrik sepatu di Wenling, Provinsi Zhejiang, pada Selasa, 14 Januari 2014, sekitar pukul 14.52 waktu setempat.

    Dikutip China Daily, kebakaran ini melanda area pabrik yang memiliki luas lebih dari 800 meter persegi. Api yang begitu besar membuat petugas pemadam kesulitan sehingga api baru berhasil dipadamkan pada pukul 05.40.

    Lebih dari 20 orang berhasil diselamatkan dari pabrik tersebut dengan lima orang mengalami luka. Korban luka kemudian dibawa ke RS Rakyat Kota Wenling.

    Hingga saat ini polisi masih mengidentifikasi 16 korban yang tewas. Adapun penyebab kebakaran masih belum diketahui.

    Cina, sebagai negara dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat di dunia, memiliki catatan keselamatan kerja yang buruk. Kebakaran kerap kali terjadi di Negeri Tirai Bambu ini. Pada Juni 2013 lalu, kebakaran terjadi di tempat pemotongan unggas di Provinsi Jilin. Sebanyak 120 orang dilaporkan tewas.

    CHINA DAILY | ANINGTIAS JATMIKA



    Terpopuler:
    Anas Ditahan, Dosen Unair Meminta Maaf 
    Mahfud Mengaku Heran Atas Pemilihan Akil Mochtar
    Jokowi Kaget Blusukan 'Dikuntit' Caleg PDIP
    Di Tahanan, Anas Urbaningrum Banyak Puasa
    Perempuan Arab Saudi Dilarang Main Ayunan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.