Semangat Ariel Sharon Selama 8 Tahun Koma

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ariel Sharon. zimbio.com

    Ariel Sharon. zimbio.com

    TEMPO.CO, Jerusalem - Semangat hidup mantan Perdana Menteri Israel, Ariel Sharon, sangat kuat. Ia bertahan dari koma sebelum stroke selama 8 tahun. Bahkan sebelum wafat, ia masih menjalani 7 kali operasi kepala dalam 5 bulan terakhir.

    "Dalam keadaan koma, masih ada aktivitas yang siginifikan di otaknya. Secara sadar, ia masih menerima informasi," ujar Tim Dokter Syaraf yang dipimpin Professor Martin Monti dari University of California, kepada situs berita Independent.co.uk, Senin 13 Januari 2014.

    Sharon mengalami stroke sejak 2006. Menurut tim dokter, stroke ini dipicu karena Sharon kecanduan bekerja. Karena beban yang terlalu berat dan tidak lagi sesuai untuk umurnya, Sharon mengalami kerusakan otak Ia mengalami pendarahan yang cukup parah. Dokter sampai harus mengoperasinya selama 7 jam guna mengurangi pendarahan.

    Efek yang terjadi pasca operasi sungguh mengejutkan, Sharon masih bisa berinteraksi dengan baik dan tetap ingin bekerja meskipun sebagian tubuhnya lumpuh. Tetapi dokter tidak mengizinkan Sharon untuk terus bekerja, karena itu Ia digantikan wakilnya saat itu, Ehud Olmert.

    Setelah menjalani beberapa bulan di Rumah Sakit Jerusalem, Sharon dipindahkan ke Rumah Sakit The Chaim Sheba Medical Centre, Tel Hashomer di Tel Aviv. Di rumah sakit ini Sharon dikategorikan sebagai pasien sakit serius tapi dengan kondisi stabil.

    Di rumah sakit ini, Sharon ditempatkan di kamar perawatan khusus, di lantai 2. Ia dijaga berpuluh - puluh tentara. Makanannya selalu diperiksa sebelum diberikan. Ia juga menerima pengobatan spesial dan menjalani beberapa kali fisioterapi. Dengan keadaan seperti ini ia terus bertahan selama 8 tahun.

    Namun awal Januari, Sharon terdeteksi mengalami gagal ginjal. Keadaan ini mempengaruhi kinerja organ Sharon lainnya. Ia juga diketahui mengalami infeksi saluran kemih. Pria yang mendapat julukan "Raksasa Tidur" ini akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu 11 Januari 2014 lalu.

    THE INDEPENDENT | CHETA NILAWATY
    Topik terhangat:
    Banjir Jakarta Anas Ditahan Ariel Sharon Terbang dari Halim Terminal Lebak Bulus

    Berita lain:
    Lukisan Renoir Dijual Rp 85 Ribu di Pasar Loak
    Penumpang Ini Rekam Kecelakaan Pesawat dari Kabin
    Bandara Bangkok Antisipasi Aksi 'Shutdown' Besok 
    Bangkok Mulai Dikepung Demonstran, Mal Tutup Awal
    Pasangan Hollande Dirawat Setelah Isu 'Affair'  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.