Badai Salju, Napi Kembali ke Bui Setelah Kabur  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi udara dingin dan turun salju. AP/The Herald-Palladium, Don Campbell

    Ilustrasi udara dingin dan turun salju. AP/The Herald-Palladium, Don Campbell

    TEMPO.CO, Frankfort – Kerasnya kehidupan di Amerika Serikat saat badai salju tiba rupanya membuat Robert Vick menyerah. Tahanan di Lexingtong itu menyerahkan diri tak sampai 24 jam setelah kabur dari penjara dengan tingkat keamanan rendah tersebut. Dilansir CBS News, Rabu, 8 Januari 2014, napi berusia 42 tahun itu menyerahkan diri lantaran tak sanggup menahan hawa dingin yang sedang melanda hampir seantero AS itu.

    Vick adalah narapidana yang dihukum enam tahun penjara akibat aksi perampokan. Dia juga tengah menjalani hukuman atas vonis penjara lima tahun lantaran menjual peralatan palsu. Dia ditahan di sebuah penjara yang dikenal dengan nama Blackburn Correctional, negara bagian Kentucky.

    Ahad, 5 Januari 2014 lalu, Vick pun memutuskan kabur dari penjara setelah melihat situasi cukup memungkinkan. Apalagi cuaca saat itu sedang dilanda badai salju sehingga kewaspadaan sipir penjara sedikit berkurang. Dia lolos dari pengawasan dan langsung melarikan diri dari hotel prodeo tersebut.

    Namun, dia tak menyadari jika badai salju yang melanda AS kali ini merupakan yang terburuk sepanjang sejarah (lihat: Fenomena Babi Kutub Tewaskan 21 Warga AS). Suhu di negara bagian Kentucky itu pun turun hingga -12 derajat Celcius, atau mendekati suhu di kutub selatan. Bahkan, di sejumlah negara bagian lainnya, sudah menyentuh angka -27 derajat Celsius atau lebih dingin dari Antartica.

    Selama dalam pelarian, dia tak kuat menahan dingin yang dilaporkan begitu menusuk hingga ke tulang. Vick kemudian memutuskan untuk segera mendatangi sebuah motel yang diketahui bernama Sunset Motel & Restaurant.

    Tujuannya bukan untuk menginap, melainkan meminta bantuan petugas hotel agar menelpon polisi. Dia ingin menyerahkan diri ke penjara karena tak kuat menahan hawa dingin. Soalnya, dia kabur cuma menggunakan baju seragam penjara dan celana khas tahanan yang berbahan tipis.

    “Tentu itu adalah kemauan dia sendiri untuk menyerahkan diri,” kata juru bicara Kepolisian Lexington, Sherelle Roberts. Menurut dia, penyerahan diri Vick sangat wajar mengingat suhu yang sangat ekstrem sedang terjadi. “Memang sangat dingin di luar, terlalu dingin untuk melarikan diri, jadi kami mengerti mengapa dia mau menyerahkan diri lagi,” kata dia melanjutkan.

    CBS NEWS | VOA | THE SOUTHERN | DIMAS SIREGAR

    Foto:
    Penampilan Saat Suhu Dingin Ekstrem
    Amerika Serikat Dilanda Musim Dingin Ekstrem

    Berita Lain:

    Main Petak Umpet, Bocah Ini Nyangkut di Mesin Cuci
    Wartawan Ini Jadi 'Pengemis' di Internet
    Jadi Badut, Lalu Menculik

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.