AS Jual Senjata ke Irak untuk Lawan Al-Qaidah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Drone Amerika. Article36.org

    Pesawat Drone Amerika. Article36.org

    TEMPO.CO, Washington Amerika Serikat, Senin, 6 Januari 2014, mengatakan bahwa negaranya akan mempercepat penjualan dan pengiriman senjata ke Irak guna membantu pemerintahan Perdana Menteri Nouri al-Maliki melawan Al-Qaidah.

    "AS segera mempersiapkan pengiriman misil Hellfire pada awal musim semi 2014," kata juru bicara Gedung Putih, Jay Carney, kepada para wartawan seperti disiarkan kantor berita Reuters, Senin, 6 Januari 2014.

    Carney mengatakan, AS akan menyediakan 10 ScanEagle, pesawat udara pengintai tak berawak (UAV), ke Irak dalam beberapa pekan mendatang dan 48 Raven pada akhir 2014 untuk mengintip pergerakan Al-Qaidah dan kelompok-kelompok yang berafiliasi.

    Pekan lalu, para pejuang Al-Qaidah mengambil alih Kota Falluja, salah satu titik konflik paling genting dalam Perang Irak.

    Menyusul kekerasan bersenjata di Provinsi Anbar, Perdana Menteri Maliki meminta warga setempat mengusir "teroris" di kawasan tersebut untuk menghindari serangan oleh pasukan keamanan.

    "Maliki meminta masyarakat dan pemimpin suku di Fallujah mengusir teroris agar kawasan tempat tinggal mereka tidak menjadi sasaran berbahaya dalam bentrok senjata," bunyi siaran televisi pemerintah, Senin, 6 Januari 2014.

    Kelompok-kelompok besenjata di Irak, termasuk yang berafiliasi dengan Al-Qaidah, bertempur melawan pasukan keamanan Irak di dekat Ramadi, ibu kota Provinsi Anbar.

    AL ARABIYA | CHOIRUL

    Terpopuler
    Farhat Tambah Clue Soal Kekasih Cut Tari
    Setelah Jokowi, Endriartono Sindir Erick Thohir
    Alasan Utama Ahok Emoh Tinggal di Rumah Dinas
    Endriartono Sindir Jokowi di Acara Konvensi
    Saksi: Teroris Dayat Ditembak dari Jarak 1 Meter


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.