Tahun Baru, Dubai Siapkan Kembang Api Terbesar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Kembang Api (bbc)

    Ilustrasi Kembang Api (bbc)

    TEMPO.CO, Dubai – Perayaan malam tahun baru tak lama lagi akan dimulai. Sejumlah persiapan menyambut datangnya tahun 2014 dilakukan oleh sejumlah wilayah, termasuk Dubai. Negara di Uni Emirat Arab tersebut menyiapkan atraksi kembang api yang diklaim akan menjadi kembang api terbesar di dunia.

    Dilansir laman Al-Arabiya, pemecahan Rekor Dunia Guinness ini akan dilakukan dengan menggunakan lebih dari 400 ribu kembang api. Percikan api berwarna-warni ini akan diluncurkan dari 400 lokasi dan dikendalikan oleh 100 komputer. Iringan musik secara khusus juga ditata untuk atraksi ini.

    "Perayaan ini akan menandai akhir tahun bersejarah bagi Dubai, tahun yang akan kita renungkan dengan bangga dan dasar untuk masa depan yang sejahtera," kata Helal Saeed Al Merri, Direktur Jenderal Departemen Pariwisata dan Perdagangan Dubai.

    Atraksi ini akan berlangsung selama 6 menit di atas dua pulau buatan, The Palm Jumeirah dan The World. Sejumlah gambar akan ditampilkan, termasuk gambar alap-alap terbang dan gambar matahari terbit.

    Selama beberapa tahun terakhir, Dubai berupaya menjadi salah satu kota yang paling meriah dalam merayakan malam tahun baru. Upaya serius ini dimulai dengan atraksi kembang api di Burj Khalifa, gedung setinggi 828 meter yang dibuka pada 2010.

    Rekor kembang api terbesar di dunia saat ini dipegang oleh Kuwait. Pada 2012, Kuwait menampilkan atraksi kembang api selama 64 menit yang membentang lebih dari 5 kilometer di pinggir laut.

    ANINGTIAS JATMIKA | AL ARABIYA | BBC

    Berita lain:
    Ibu Ini Tak Sengaja Potret Anaknya Bersama Hiu
    Korut Panggil Pulang Utusannya di Swedia
    Mesin Penerjemah Gonggongan Anjing 
    Perdana Menteri Inggris Antre Beli Kue Pastel 
    Pemberontak Sudan Selatan Dekati Kota Bor 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.