Sepur Membawa Minyak Mentah Bertabrakan di Dakota

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gumpalan asap terlihat dari lokasi tergelincirnya kereta di dekat Casselton, North Dakota, Amerika Serikat, Senin (30/12). REUTERS/Michael Vosburg/Forum News Service

    Gumpalan asap terlihat dari lokasi tergelincirnya kereta di dekat Casselton, North Dakota, Amerika Serikat, Senin (30/12). REUTERS/Michael Vosburg/Forum News Service

    TEMPO.CO, North Dakota - Sebuah kecelakaan yang melibatkan dua kereta, salah satunya membawa minyak mentah, memicu kebakaran besar di North Dakota, Amerika Serikat. Menurut keterangan pihak berwenang, api dan asap membumbung ke langit disertai beberapa kali ledakan.

    Tidak ada laporan korban jiwa dalam kecelakaan itu. Warga yang datang untuk menolong korban hanya menonton di pinggiran. Namun, karena membawa minyak mentah dalam jumlah besar, warga diimbau untuk menyingkir dari lokasi, kata Sersan Tara Morris dari kepolisian setempat.

    Petugas pemadam kebakaran sengaja membiarkan api membakar seluruh minyak, jumlahnya 10 tanki, yang mungkin memakan waktu selama 12 jam dari waktu kecelakaan. Selain keterbatasan armada, api yang membakar minyak juga sulit dikendalikan.

    Insiden itu terjadi 1 mil barat Casselton, sebuah kota dengan 2.300 penduduk sekitar, 25 kilometer sebelah barat dari Fargo. Morris mengatakan bahwa gumpalan asap bisa dilihat di Fargo.

    Kantor kepolisian daerah setempat menyarankan semua warga di Casselton dan dua kota terdekat untuk mengungsi karena angin mengarah ke permukiman. Palang Merah AS mendirikan lokasi penampungan di Fargo.

    Tidak jelas bagaimana kecelakaan itu terjadi. Namun, ia menyatakan, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan untuk menentukan apakah salah satu kereta tergelincir sebelum mereka bertabrakan.

    CNN | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.