Roket Taliban Hantam Kedubes AS di Kabul  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang tentara Afganistan berjalan menuju lokasi serangan di Kabul, Senin (10/6). REUTERS/Omar Sobhani

    Seorang tentara Afganistan berjalan menuju lokasi serangan di Kabul, Senin (10/6). REUTERS/Omar Sobhani

    TEMPO.CO, Kabul - Sepasang roket yang ditembakkan oleh Taliban menghantam Kedutaan Besar Amerika Serikat di Kabul, sekitar pukul 06.40, Rabu, 25 Desember 2013. Serangan ini menyebabkan ratusan diplomat Amerika dan pekerja bantuan kemanusiaan yang sedang bertugas berebut ke bungker untuk memulai hari Natal mereka.

    Pejabat Afghanistan mengatakan, dua roket lainnya menghantam bagian lain dari Kota Kabul. Tiga polisi terluka ketika salah satu roket meledak ketika hendak dijinakkan. Roket lainnya tidak menyebabkan korban atau menimbulkan kerusakan yang signifikan, kata Kepala Polisi Kabul Jenderal Zaher Zaher.

    Taliban mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. "Hari ini sekitar pukul 6 pagi, empat roket ditembakkan ke kedutaan besar AS di Kabul. Semua mencapai target (dan menyebabkan) banyak korban," kata juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid, dalam pesan di Twitter-nya.

    Klaim kerusakan ini dibantah pejabat kedutaan AS yang mengatakan tidak ada orang terbunuh atau terluka akibat serangan itu. Kedutaan mengatakan pihaknya masih menyelidiki kerusakan yang disebabkan oleh serangan roket.

    Serangan roket di Kabul jarang terjadi dalam beberapa tahun terakhir. Tapi, Taliban berjanji untuk meningkatkan tekanan terhadap pemerintah AS dan Afganistan sebelum pemilihan presiden tahun depan dan penarikan 80 ribu pasukan tempur yang dipimpin NATO dari negara ini pada tahun 2014.

    Di bagian lain Kota Kabul, kata seorang pejabat Afganistan, sebuah bom sepeda diledakkan dari jarak jauh di depan sebuah restoran di Puli Alam, Ibu Kota Provinsi Logar, 37 km sebelah timur Kabul. Menurut wakil kepala polisi Provinsi Logar, Abdul Wali Tofan, enam tewas dan 13 lainnya luka-luka akibat ledakan ini. Dua dari korban tewas adalah polisi.

    New York Times | ABC | USA Today | Abdul Manan  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.