Raja Saudi Tunjuk Putranya Jadi Gubernur Mekkah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto ribuan umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah haji di Mekah pada 27 Oktober yang dibuat oleh eam503 juga masuk ke dalam daftar foto terbaik Instagram tahun 2012. instagram/eam503/dailymail.co.uk

    Foto ribuan umat muslim yang sedang melaksanakan ibadah haji di Mekah pada 27 Oktober yang dibuat oleh eam503 juga masuk ke dalam daftar foto terbaik Instagram tahun 2012. instagram/eam503/dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Mekah - Raja Arab Saudi, Abdullah, menunjuk salah seorang putranya menjadi Gubernur Mekah, sebuah posisi prestisius dan berpengaruh, bertugas mengawasi tempat-tempat suci umat Islam.

    Kantor berita Saudi, Ahad, 22 Desember 2013, melaporkan, Pangeran Mishaal akan mengambil alih tugas Pangeran Khalid, 73 tahun, yang telah memegang posisi ini lebih dari enam tahun.

    Pangeran Mishaal, 43 tahun, putra raja keenam, akan memerintah Provinsi Mekkah, tempat beridirinya Kakbah yang menjadi kiblat salat umat Islam di seluruh dunia serta kota di tepi Laut Merah, Jeddah.

    "Selanjutnya, Pangeran Khalid akan menduduki posisi Menteri Pendidikan menggantikan Pangeran Faisal, menantu Raja Abdullah," tulis kantor berita Saudi.

    Putra raja lainnya, Pangeran Mutaib, ditunjuk sebagai Pengawal Nasional Arab Saudi, sedangkan Pangeran Abdulaziz menempati posisi Wakil Menter Luar Negeri. Putra raja lainnya, Pangeran Turki, mendapatkan kedudukan sebagai Wakil Gubernur Ibu Kota Riyadh.

    Sebelum ditunjuk menjadi Gubernur Provinsi Mekkah pada Ahad, 22 Desember 2013, Pangeran Mishaal adalah Gubernur Najran, sebuah kawasan pegunungan terletak di sebelah barat daya Arab Saudi berbatasan dengan Yaman.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Berita Terpopuler:
    Dalih Bupati Ngada Tutup Bandara:Saya Dipermainkan
    PGI Nilai Yudhoyono Melanggar Konstitusi
    Soal Wagub DKI, Tri Risma: Mendampingi Siapa? 
    Tanpa Jokowi, Ical Kalahkan Prabowo  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.