Seorang Pria Bakar Diri di Vatikan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemandangan malam yang memperlihatkan para jemaaat menunggu rapat tertutup di Lapangan Saint Peter's, Vatican, Selasa (12/3). Para Kardinal Katolik Roma memulai rapat tertutup pada hari Selasa untuk memilih pengganti Paus Benediktus, yang turun tahta bulan lalu. REUTERS/Stefano Rellandini

    Pemandangan malam yang memperlihatkan para jemaaat menunggu rapat tertutup di Lapangan Saint Peter's, Vatican, Selasa (12/3). Para Kardinal Katolik Roma memulai rapat tertutup pada hari Selasa untuk memilih pengganti Paus Benediktus, yang turun tahta bulan lalu. REUTERS/Stefano Rellandini

    TEMPO.CO, Vatikan — Seorang pria membakar diri di Lapangan St Peter yang terletak di Kota Vatikan, Kamis, 19 Desember 2013. Pejabat Vatikan mengatakan bahwa pria berusia 51 tahun itu langsung dibawa ke rumah sakit terdekat kemudian dirawat di rumah sakit yang lebih besar. Informasi sementara menunjukkan dia mengalami luka bakar parah di tubuh bagian atas.

    Hingga saat ini belum diketahui motif aksi bakar diri pria yang tidak disebutkan identitasnya itu. Namun, pada saat insiden terjadi, ia membawa kertas yang bertuliskan nomor telepon anak perempuannya. Polisi Vatikan melarang wartawan memasuki lapangan sesudah insiden berlangsung.

    Pernyataan resmi Vatikan menyebutkan bahwa korban dibantu oleh seorang pastor Jesuit dan dua petugas kepolisian. Sang pastor membantu memadamkan api dengan jaketnya. Kedua petugas kemudian membantu dengan menyemprotkan pemadam api untuk memadamkan kobaran api. Kedua petugas yang membantu korban kini juga dirawat karena sesak napas akibat asap dan terluka pada tangan mereka.

    AP | THE GUARDIAN | SITA PLANASARI AQUADINI

    Berita Terpopuler
    Nikita Mirzani Pamer Uang di Twitter
    Asmirandah Bantah Kabar Menikah di Gereja  
    Justin Bieber Akan Pensiun Bermusik
    Syahrini dan Parkir Lamborghini  
    Syahrini Ikut Bisnis Karaoke  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.