Kudeta Sudan Ganggu Penerbangan Kenya Airways  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Tobias Schwarz

    REUTERS/Tobias Schwarz

    TEMPO.CO, Nairobi - Maskapai Kenya Airways terpaksa membatalkan penerbangan dari dan ke Juba, ibu kota dari Sudan Selatan, lantaran adanya kudeta pada Minggu malam, 15 Desember 2013, waktu setempat. Kudeta ini mengganggu penerbangan Kenya Airways karena Bandara Internasional Juba sempat ditutup.

    “Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh pembatalan ini," kata juru bicara Kenya Airways, seperti dikutip Xinhua.

    Kudeta mencekam ini dilakukan oleh sekelompok tentara yang bersekutu dengan mantan Wakil Presiden Riek Machar. Riek, yang merupakan saingan politik Presiden Sudan Salva Kiir, dipecat dari jabatannya pada Juli lalu.

    Akibat kudeta ini, jam malam sempat diberlakukan di Sudan Selatan sejak pukul 18.00 hari Senin hingga pukul 06.00 hari Selasa. Namun kini, pemerintah telah memegang kendali penuh terhadap Juba.

    Bentrokan juga sempat terjadi antara pendukung Riek dan pendukung Kiir. Untungnya, tidak ada laporan mengenai korban jiwa atau terluka dalam kudeta ini.

    ANINGTIAS JATMIKA | XINHUA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.