Seorang Wanita Presenter TV Irak Dibunuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga menonton di lokasi kejadian bom mobil yang meledak Sabtu malam di Baghdad, dekat tenda peziarah Syiah, Irak, Minggu (15/12). AP/Khalid Mohammed

    Warga menonton di lokasi kejadian bom mobil yang meledak Sabtu malam di Baghdad, dekat tenda peziarah Syiah, Irak, Minggu (15/12). AP/Khalid Mohammed

    TEMPO.CO, Mosul - Seorang bersenjata membunuh presenter televisi di Mosul, Irak, pada Minggu, 15 Desember 2013. Menurut polisi, ini jurnalis keenam yang dibunuh di negara itu sejak Oktober, dan yang kelima di daerah Irak utara itu.

    Menurut penjelasan dari televisi Al-Mosuliyah, Nawras al-Nuaimi, wanita presenter tersebut, ditembak di dekat rumahnya di Mosul.

    Mosul merupakan salah satu daerah yang paling berhahaya di Irak. Para militan sering melakukan serangan di kota ini dan merampok uang dari toko-toko.

    Pada 5 December lalu, Kawa Ahmed Germyani, Pimpinan Redaksi majalah Rayal dan koresponden untuk koran Awene, ditembak mati di depan ibunya di Kalar, Provinsi Sulaimaniyah, yang merupakan daerah otonom Kurdistan.

    Menyusul pembunuhan tersebut, reporter Without Borders menyatakan kekhawatiran mereka atas “situasi yang sangat berbahaya bagi jurnalis, baik di Irak Kurdistan maupun di wilayah Irak lainnya, dan menyayangkan impunitas yang dinikmati oleh para penyerang dan pembunuh.”

    Setelah Germyani, juga dibunuh Alaa Edwar, seorang jurnalis yang bekerja untuk jaringan televisi Nineveh al-Ghad. Alaa ditembak di Mosul pada November lalu.

    Kamerawan Al-Mosuliyah, Bashar Abdulqader Najm, dan dua wartawan dari televisi Sharqiya--koresponden Mohammed Karim al-Badrani dan kamerawan Mohammed Ghanem--juga dibunuh di Mosul, pada Oktober lalu.

    Irak telah banyak dikritik menyangkut ketidakbebasan media, dan menempati peringkat pertama dalam indeks impunitas yang dibuat oleh Committee to Protect Journalists, organisasi yang menelusuri kasus-kasus pembunuhan wartawan yang tidak terselesaikan.

    Pembunuhan masih terus terjadi sejak Irak lepas dari konflik sektarian yang brutal pada 2008. Lebih dari 6.400 telah terbunuh di negara itu dalam aksi kekerasan sejak awal tahun ini.

    AFP | PHILIPUS PARERA

    Berita populer:
    Ahok Usulkan Hapus Subsidi BBM di Jakarta
    Begini Brutalnya Pelonco ITN Versi Warga Sitiarjo
    Saksi Pelonco Maut: Fikri Dibanting dan Ditendang
    Pengelola Gua Cina Sempat Tolak Perpeloncoan ITN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    OTT Bupati Kolaka Timur, Simak Fakta Penangkapan dan Profil Andi Merya

    Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Andi Merya Nur, ditangkap KPK dalam OTT. Ia diduga menerima suap yang berhubungan dengan dana hibah BNPB.