Pemimpin Israel Tak Hadiri Pemakaman Mandela

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Israel Shimon Peres. (AP Photo/Sebastian Scheiner)

    Presiden Israel Shimon Peres. (AP Photo/Sebastian Scheiner)

    TEMPO.CO, Tel Aviv - Para pemimpin tertinggi Israel tidak menghadiri pemakaman pahlawan anti-apartheid Afrika Selatan, Nelson Mandela, karena alasan biaya dan kesehatan.

    Pajabat Israel dalam keterangannya kepada pers, Senin, 9 Desember 2013, mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu maupun Presiden Shimon Peres tidak akan menghadiri pemakaman Mandela yang dilangsungkan di Stadion Sepak Bola Johannesburg, Selasa, 10 Desember 2013.

    Ketidakhadiran mereka disebabkan alasan biaya dan kesehatan. Menurut pembantunya, Peres, kini 90 tahun, disarankan oleh dokter pribadinya tidak melakukan kunjungan ke luar negeri. "Presiden sedang menjalani masa pemulihan dari penyakit flu, dan dokter menyarankan tidak melakukan penerbangan," kata juru bicara Peres.

    Israel adalah sekutu dekat bekas penguasa apartheid Afrika Selatan yang dilawan oleh Mandela sehingga dia dijebloskan ke dalam kerangkeng besi selama 27 tahun di Pulau Robben.

    Sebaliknya, Palestina memuji pemimpin kulit hitam pertama Afrika Selatan karena memberikan inspirasi dalam menghadapi konflik melawan Israel, yang disebutnya menerapkan apartheid. Presiden Palestina Mahmoud Abbas adalah salah satu dari 70 pemimpin dunia yang menghadiri pemakaman pemimpin Afrika Selatan itu.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Berita populer:
    Mengapa Masinis Kereta Bintaro Tak Mengerem
    Jokowi Masuk Daftar 'Leading Global Thinkers' 2013
    Firasat Ibu Korban Tabrakan Kereta Bintaro
    Tak Ada Kereta Sebelum Rel di Bintaro Diperbaiki


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.