Partai Berkuasa Malaysia Rangkul Umat Islam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Malaysia Najib Razak melakukan pemeriksaan penjaga, saat pertemuan tahunan partai United Malays National Organisation (UMNO) di Kuala Lumpur (15/10). Foto: REUTERS/Zainal Abd Halim

    Perdana Menteri Malaysia Najib Razak melakukan pemeriksaan penjaga, saat pertemuan tahunan partai United Malays National Organisation (UMNO) di Kuala Lumpur (15/10). Foto: REUTERS/Zainal Abd Halim

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO) menyatakan tekadnya untuk mendukung perekonomian etnis Melayu dan menekankan lagi perannya sebagai pelindung Islam. "UMNO telah menegakkan Islam selama puluhan tahun, mendirikan universitas dan lembaga pendidikan tinggi Islam dan membangun keuangan Islam di negara ini," kata Perdana Menteri Malaysia yang juga Ketua UMNO, Najib Razak. "Di sini kebesaran Islam akan ditegakkan."

    Ia menyatakan hal ini dalam pertemuan tahunan partai pekan ini. Dalam pertemuan itu, para pemimpin senior UMNO meminta pemerintah untuk mengubah konstitusi negara untuk menentukan agama resmi Malaysia sebagai Sunni Islam, mencerminkan tumbuhnya permusuhan terhadap penyebaran Syiah di negeri itu.

    Ketegangan antaragama telah berkobar sejak pemilu di negeri ini. Ketegangan semakin intens setelah Najib menyuarakan dukungan atas putusan pengadilan yang menyatakan hanya umat Islam yang boleh menggunakan kata "Allah" untuk menyebut Tuhan, meskipun orang-orang Kristen di Malaysia telah menggunakan kata itu selama berabad-abad.

    Seorang anggota UMNO di parlemen bulan lalu menyatakan dukungan atas bakal diberlakukannya hukum pidana Islam di Kelantan, negara bagian timur laut yang selama ini dikuasai Pan-Malaysian Islamic Party (PAS), partai oposisi. Sementara itu, UMNO di Johor, yang berbatasan dengan Singapura, bulan lalu menyetujui penetapan libur akhir pekan pada Jumat dan Sabtu, untuk mengakomodasi kaum Muslim beribadah Jumat.

    Namun tak semua anggota UMNO setuju dengan kecondongan partainya pada umat Islam. "Saya pikir pemimpin saya telah benar-benar kehilangan plot karena kekuatan kita adalah sebagai partai moderat, bukan partai agama atau sayap kanan," kata Nur Jazlan Mohamed, seorang anggota parlemen dari UMNO di Johor.

    Dia mengatakan strategi itu sesat karena Melayu semakin pindah ke daerah perkotaan, di mana mereka cenderung tak begitu terpengaruh oleh agama dan lebih terfokus pada isu-isu pemerintahan, seperti korupsi yang telah mencemari UMNO.

    REUTERS | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Memilih Status PSBB, Sejumlah Negara Memutuskan Lockdown

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi memutuskan PSBB. Hal itu berbeda dengan sejumlah negara yang telah menetapkan status lockdown atau karantina wilayah.