Hamas Batalkan Perayaan Ulang Tahun ke-26 di Gaza

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tentara Hamas. REUTERS/Ahmed Zakot

    Tentara Hamas. REUTERS/Ahmed Zakot

    TEMPO.CO, Gaza - Penguasa Jalur Gaza, Hamas, untuk pertama kalinya sejak enam tahun silam, membatalkan perayaan ulang tahun ke-26 di Gaza. Pembatalan ini terkait dengan kondisi ekonomi masyarakat setempat.

    Menurut Hamas, perayaan ulang tahun yang gelar saban tahun ini tidak pantas diselenggarakan mengingat situasi dan kondisi ekonomi warga di pesisir pantai.

    "Keputusan membatalkan perayaan ulang tahun adalah sebuah pesan solidaritas bagi masyarakat kami di Gaza," kata pejabat Hamas Ashraf Abu Zayed, seperti dikutip kantor berita AFP, Ahad, 1 Desember 2013.

    Jalur Gaza yang dipadati 1,7 juta warga Palestina saat ini sedang dihadapkan pada masalah ekonomi yang sangat pelik semenjak Mesir militer menggulingkan presiden terpilih, Muhamad Mursi, 3 Juli 2013.

    Hamas, yang didirikan pada 1987, adalah kepanjangan tangan Al-Ikhwan al-Muslimun--kelompok Mursi berasal--di Palestina. Ketika Mursi berkuasa setahun lalu, hubungan kedua negara bertetangga itu sangat mesra.

    Namun demikian, saat militer mengulingkan Mursi, 3 Juli 2013, pengusa baru Mesir langsung menghancurkan terowongan yang menghubungkan Jalur Gaza dengan Mesir. Terowongan ini diperkirakan menyediakan 30 persen kebutuhan rumah tangga warga Gaza dari Mesir.

    AL JAZEERA | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.