Pemberontak Suriah Lancarkan Serangan Bunuh Diri

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pejuang oposisi Ahmed Kale (tengah) dan rekan-rekannya saat berjaga di garis depan desa hantu Kfar Lata, Suriah. Meski desanya sudah hancur dan porak poranda ia dan sejumlah warga tidak mau mengungsi. (AP Photo)

    Pejuang oposisi Ahmed Kale (tengah) dan rekan-rekannya saat berjaga di garis depan desa hantu Kfar Lata, Suriah. Meski desanya sudah hancur dan porak poranda ia dan sejumlah warga tidak mau mengungsi. (AP Photo)

    TEMPO.CO, Damaskus Pemberontak Suriah melancarkan serangan bunuh diri dengan empat bom mobil. Menurut laporan kantor berita pemerintah SANA, target serangan mereka adalah pasukan pemerintah Suriah di kawasan Qalamoun, sebelah utara Damaskus.

    "Akibat serangan bunuh diri tersebut, sedikitnya tujuh serdadu pemerintah tewas," SANA melaporkan, Rabu, 20 November 2013. Serangan pada Rabu, 20 November 2013, datang sehari sebelum pasukan loyalis Presiden Bashar al-Assad mengusir pemberontak dari sekitar desa strategis Qara.

    Negara Islam Iraq dan Levant (ISIL) serta Front Al-Nusra, kelompok bersenjata yang berafiliasi dengan al-Qaeda, mengaku bertanggung jawab atas serangan bunuh diri di kawasan Qalamoun tersebut.

    Adapun kelompok hak asasi manusia berbasis di London, Syrian Observatory for Human Rights, dalam laporannya menyatakan bahwa ada dua serangan berlangsung di Kota Nabek.

    "Akibat serangan itu, sedikitnya tujuh pasukan rezim tewas dalam dua serangan dan lima lainnya dalam kondisi kritis," Direktur Observatory, Rami Abdel Rahman, mengatakan.

    Seorang sumber keamanan Suriah mengatakan kepada kantor berita AFP, hanya ada satu ledakan terjadi di pos penjagaan di Nabek. Menurut dia, ada sejumlah tentara di pos penjagaan menghentikan sebuah mobil mencurigakan bersama sopirnya. "Dia (sopir) mengenakan sabuk bom bunuh diri mencoba melarikan diri, tetapi ditembak mati oleh petugas keamanan," sumber itu menerangkan.

    "Namun demikian, kendaraan tersebut meledak," kata sumber tersebut seraya menambahkan ada beberapa korban di sana tanpa menerangkannya lebih lanjut.

    Sementara itu, SANA melaporkan, dua serangan bunuh diri terjadi di depan Rumah Sakit Bassel di Deir Attiya, sebuah kota yang dihuni oleh mayoritas pemeluk Kristen dan dikuasai sepenuhnya oleh pasukan pemerintah.

    "Beberapa pengawal tewas, selanjutnya para teroris menyeruak ke dalam rumah sakit dan mencoba menghancurkan peralatan, tetapi angkatan bersenjata berhasil mengatasinya," SANA melaporkan.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Berita Terpopuler:
    Angelina Sondakh dan 'Rahasia' di Tangannya 
    Twit Ahok Soal SMA 46 Dianggap Tak Pantas 
    Politikus Australia Mencibir SBY 
    Politikus Australia: Marty Mirip Bintang Porno
    Krisis RI-Australia, TNI Tarik F-16 dari Darwin  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.