Ingin Sumbang Korban Topan Haiyan? Buka Facebook

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang tentara Filipina mendistribusikan air minum bersih kepada sejumlah korban topan Haiyan yang sedang menunggu penerbangan untuk di evakuasi ke Manila di Tacloban, Filipina, (15/11). (AP Photo / Aaron Favila)

    Seorang tentara Filipina mendistribusikan air minum bersih kepada sejumlah korban topan Haiyan yang sedang menunggu penerbangan untuk di evakuasi ke Manila di Tacloban, Filipina, (15/11). (AP Photo / Aaron Favila)

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada yang berbeda di tampilan utama halaman jejaring sosial Facebook sejak tiga hari terakhir. Di bagian paling atas linimasa setiap pengguna Facebook, terdapat tab donasi untuk para korban bencana topan Haiyan di Filipina. Tab itu berisi ajakan kepada pengguna Facebook untuk menyumbang uang sebesar Rp 100 ribu ke dua lembaga kemanusiaan internasional, yakni Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional.

    "Semua sumbangan akan dimasukan ke jaringan global Palang Merah dan Bulan Sabit Merah," tulis administrator pada tab sumbangan Facebook pada Sabtu, 16 November 2013. Di bawah tulisan tersebut terdapat tombol donasi bertuliskan sumbangkan Rp 100 ribu yang jika diklik akan memunculkan tampilan berupa persetujuan pengguna Facebook untuk memberikan donasi.

    Pemberian donasi bisa menggunakan akun kartu kredit maupun debit Visa dan MasterCard. Pengguna kemudian tinggal memasukan data kartu kredit atau debit mereka untuk memberikan sumbangan.

    Pada Rabu, 13 November 2013 lalu, Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional bersepakat dengan Facebook untuk menggalang donasi bagi korban bencana topan Haiyan di Filipina. Situs jejaring sosial ini memberikan ruang secara gratis di halaman situs mereka untuk saluran donasi ke dua lembaga itu.

    "Ini merupakan penggalangan donasi terbesar yang pernah dilakukan Palang Merah dan Bulan Sabit Internasional di situs jejaring sosial," kata juru bicara Palang Merah Internasional Laura Howe seperti ditulis Washington Post.

    Hingga Jumat kemarin, Perserikatan Bangsa-Bangsa mengumumkan jumlah korban tewas akibat bencana alam ini telah mencapai 4.460 jiwa. Namun pemerintah Filipina membantahnya dengan mengatakan jumlah korban tewas baru mencapai 2.500 jiwa. Topan Haiyan atau disebut juga Yolanda melanda kawasan Tacloban di Filipina pekan lalu. Ribuan orang kehilangan tempat tinggal dan harus mengungsi akibat badai yang tingkat kerusakannya mirip tsunami yang melanda Aceh pada 2005.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.