Mayoritas Rakyat Israel Setuju Gempur Iran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Benjamin Netanyahu. REUTERS/David Buimovitch

    Benjamin Netanyahu. REUTERS/David Buimovitch

    TEMPO.CO, Tel Aviv - Hasil survei menunjukkan 52,4 persen rakyat Israel mendukung serangan ke Iran jika Teheran tetap bandel mengembangkan senjata nuklir. Sementara 26,8 persen mengatakan mereka menentang tindakan militer.

    Hasil survei harian Israel Hayom yang dilansir ke media massa, Jumat, 15 November 2013, menyebutkan, sebanyak 68,8 persen warga Israel mengatakan bahwa mereka yakin bahwa militer Israel sanggup melakukan serangan sendiri terhadap Iran.

    Ketika ditanyakan kepada responden, "Apakah Israel mendukung atau menentang kesepakatan nuklir yang dirundingkan dengan Iran?" Sebanyak 65,5 persen mengatakan bahwa mereka menentang dan 16,2 persen menyatakan dukungannya. Sementara sisanya menjawab ragu-ragu.

    Jajak pendapat dilakukan terhadap 500 responden sebagai representasi dari penduduk negara Yahudi ini. Survei ini disebutkan memiliki angka kesalahan 4,4 persen.

    Israel luas diketahui sebagai satu-satunya negara di Timur Tengah yang memiliki senjata nuklir. Perundingan nuklir antara Iran dan Amerika Serikat ditambah Inggris, Cina, Prancis, Rusia, Jerman --disebut P5+1-- ditentang habis-habisan oleh Israel.

    Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menginginkan sanksi internasional yang dijatuhkan kepada Iran atas program nuklir diperketat. Bahkan Netanyahu mengirimkan Menteri Ekonomi Naftali Bennett ke Washington, Kamis, 14 November 2013, guna mempengaruhi perundingan nuklir dengan Iran. Perundingan itu disebut sebagai sebuah perjudian terhadap keamanan Israel.

    "Dengan diperasnya ekonomi Iran, sekarang waktu yang tepat untuk memberitahu mereka atau tidak. Entah Anda memiliki program senjata nuklir atau Anda memilih ekonomi, namun Anda harus memilih," kata Bennett yang juga pemimpin partai sayap kanan, Partai Rumah Yahudi, dalam sebuah pidato di Washington, Kamis, 14 November 2013. Israel dipercaya berada di balik pembunuhan para ilmuwan nuklir Iran dalam beberapa tahun ini.

    AL AKKBAR | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.