PBB: Korban Tewas di Filipina 4.460 Jiwa  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wanita membantu putrinya mengeringkan badannya sehabis mandi di dalam Tacloban Convention Centre, Filipina (14/11). Presiden Filipina Benigno Aquino di bawah tekanan pada hari Kamis untuk mempercepat distribusi makanan, air dan obat-obatan kepada korban. REUTERS/Bobby Yip

    Seorang wanita membantu putrinya mengeringkan badannya sehabis mandi di dalam Tacloban Convention Centre, Filipina (14/11). Presiden Filipina Benigno Aquino di bawah tekanan pada hari Kamis untuk mempercepat distribusi makanan, air dan obat-obatan kepada korban. REUTERS/Bobby Yip

    TEMPO.CO, Manila - Perserikatan Bangsa-Bangsa mengungkapkan jumlah korban tewas akibat topan Haiyan dilaporkan sedikitnya sudah mencapai 4.460 jiwa hingga Jumat, 15 November 2013.

    Menurut Kantor untuk Urusan Koordinasi Kemanusiaan (OCHA) PBB , angka korban sejumlah 4.460 jiwa itu didapat dari Badan Manajemen dan Pengurangan Risiko Bencana Nasional (NDRMMC) pada Rabu, 13 November 2013.

    Namun demikian, menurut paparan juru bicara NDRMMC Reynaldo Balido, angka resmi jumlah korban serangan topan pada Jumat, 8 November 2013, masih 2.3670 jiwa.

    "Hingga Rabu, 13 November 2013, pemerintah melaporkan bahwa jumlah korban tewas berjumlah 4.460 orang," OCHA menulis dalam sebuah pernyataan sebagaimana dikutip kantor berita Agence France-Presse.

    Ketika ditanyai mengenai pernyataan OCHA, Balido mengatakan bahwa angka tersebut tidak benar. Presiden Filipina, Benigno Aquino, pada Selasa, 12 November 2013, mengatakan bahwa dia memperkirakan jumlah terakhir korban tewas sekitar 2.500 orang.

    AL ARABIYA | CHOIRUL



    Berita Terkait
    Butuh 6 Minggu Nyalakan Listrik Filipina 
    Filipina Kekurangan Kantong Mayat 
    Susahnya Beri Bantuan pada Korban Haiyan 
    Filipina : Korban Tewas Haiyan 4 Ribu Jiwa 
    Suara Tembakan Batalkan Pemakaman Korban Haiyan



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Waspada, Penyakit Yang Terabaikan Saat Pandemi Covid-19

    Wabah Covid-19 membuat perhatian kita teralihkan dari berbagai penyakit berbahaya lain. Sejumlah penyakit endemi di Indonesia tetap perlu diwaspadai.