Demi Kemanusiaan, Soros Bantu Suriah Rp 11 Miliar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengungsi Suriah membantu adiknya, yang keluarganya diduga terjangkiti polio, di kompleks masjid di Shebaa, Lebanon, Senin (28/10). Wabah Polio yang menyebar diperkirakan berasal dari Pakistan. REUTERS/Jamal Saidi

    Seorang pengungsi Suriah membantu adiknya, yang keluarganya diduga terjangkiti polio, di kompleks masjid di Shebaa, Lebanon, Senin (28/10). Wabah Polio yang menyebar diperkirakan berasal dari Pakistan. REUTERS/Jamal Saidi

    TEMPO.CO, Damaskus - Raja uang, George Soros, berjanji akan menyiapkan dana bantuan kemanusiaan untuk korban perang di Suriah sebesar US$ 1 juta (sekitar Rp 11,4 miliar).

    Janji Soros itu disampaikan pada Rabu malam lalu waktu setempat, 6 November 2013, setelah dia menerima Freedom Award atas jasanya mendukung hak-hak asasi manusia dan gerakan masyarakat sipil.

    Pada kesempatan itu, Soros mengatakan masyarakat di sana sedang menghadapi kemiskinan, sedangkan musim dingin segera tiba di Suriah. Jumlah anak yang kekurangan gizi pun meningkat.

    "Situasi ini muncul lantaran kedua kelompok yang bertikai, pemerintah dan pemberontak, menggunakan penolakannya terhadap bantuan kemanusiaan sebagai alat perang," kata Soros.

    Menanggapi prospek penyelesaian politik atas konflik Suriah menyusul kesepakatan Amerika Serikat dengan Rusia, Soros menerangkan, "Kondisi warga masyarakat di sana memburuk karena kedua belah pihak terus menerus mengganggu pengiriman bantuan kemanusiaan demi memperkuat posisi tawar mereka dalam perundingan damai."

    AL ARABIYA | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.