Australia Ajak Negara Asia Dorong Proses Dialog Dengan Korea Utara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Pemerintah Australia meminta negara-negara di kawasan Asia ikut berperan mendorong proses dialog dengan Korea Utara. Penyelesaian permasalahan di Semenanjung Korea tidak dapat hanya mengandalkan upaya Amerika sendiri. Menlu Australia Alexander Downer mengungkapkan hal itu kepada pers usai bertemuan dengan Menlu Hasan Wirayudha di Departemen Luar Negeri, Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (11/3) pagi. Menurut Downer, negara di Asia seperti yang tergabung di dalam forum-forum regional Asia dapat melakukan sesuatu untuk menjaga stabilitas keamanan di Semenanjung Korea. Downer meyakini bahwa dampak yang akan menimpa Asia akan sangat besar apabila Korea Utara benar-benar menggunakan senjata nuklirnya. Ia mencontohkan dampak yang mungkin terjadi untuk Australia sendiri. Di sebutkannya Jepang adalah pasar ekspor terbesar bagi negaranya. Demikian pula dengan Korea Selatan dan Cina yang menempati urutan ke empat dan kelima untuk pasar ekspor negaranya. Apabila terjadi perang di kawasan Semenanjung Korea maka, Terjadi kemerosotan perekonomian bagi Australia, kata dia. Cerita yang sama diyakininya pula akan menimpa bangsa Indonesia. Oleh karena itu Downer mengharapkan agar dengan kesadaran itu negara di Asia mau ikut mendorong proses dialog dengan Korea Utara. Untuk upaya pemerintah Australia sendiri Downer mengaku bahwa negaranya telah mengirim tim sama seperti yang telah dilakukan pemerintah Indonesia sendiri yang telah mengirim utusan khususnya. Dalam pembicaraan bersama Wirayudha, disepakati penetapan waktu dalam beberapa minggu mendatang untuk membahas bersama negara di kawasan yang sama mengenai permasalhan Korea Utara. Kita akan cari tahu apa yang bisa kita lakukan, ujarnya. (Wuragil Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.