Aktivis Lingkungan Dapat Nobel Perdamaian

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Oslo: Wangari Maathai, aktivis lingkungan warga negara Kenya dianugerahi penghargaan Nobel Perdamaian 2004 di Oslo Norwegia, Jumat (10/12). Maathi, yang pendiri organisasi lingkungan Green Belt pada 1970, adalah perempuan Afrika pertama yang memenangi Nobel Perdamaian. Jasanya adalah melawan penggundulan hutan di Afrika dan melindungi lebih dari 30 juta pohon.Dalam acara penyerahan penghargan, Dewan Komite --yang memilih dan menentukan nomine Nobel-- menjelaskan hubungan antara lingkungan hidup dengan perdamaian. Dikatakan, jika sumber daya alam seperti air, minyak bumi, hutan, tambang, menipis dan menghilang dari muka bumi, akan memicu permusuhan dan peperangan diantara umat manusia. Pada 1989, laporan PBB menyatakan bahwa diantara 100 pohon yang ditebang di Afrika, hanya sembilan pohon ditanam kembali. Perempuan 64 tahun itu dinilai ikut berjasa menyelamatkan Afrika dari kekeringan, banjir dan bencana alam lainnya.Maathai mendapat medali emas, piala dan cek senilai 1,1 juta Euro.Reuter/Bina

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.