Kritik Politik, Seniman Buat Patung Jari Tengah  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Karya seni seniman asal Republik Cek mengenai pemilu di negaranya. Orange.co.uk

    Karya seni seniman asal Republik Cek mengenai pemilu di negaranya. Orange.co.uk

    TEMPO.CO, Praha - Seorang seniman dari Republik Cek membuat sebuah patung berbentuk jari di tengah Sungai Vltava yang mengalir di Kota Praha. Patung besar berwarna keunguan ini dibuat menyerupai acungan jari tengah, yang bermakna makian secara kasar.

    Dilaporkan laman BBC, Senin, 21 Oktober 2013, patung ini ditaruh di tengah Sungai Vltava yang mengalir menuju Kastil Praha yang merupakan kantor Presiden Milos Zeman. Si pematung, David Cerny,ingin mengekspresikan kritik politiknya menjelang pemilihan umum parlemen yang akan berlangsung pekan ini.

    Sebelumnya, Parlemen Cek dibubarkan pada bulan Agustus setelah terjadi kebuntuan politik selama beberapa pekan. Politik yang karut-marut di Cek rupanya telah membuat Cerby kesal dan berpikir untuk menyuarakan kekesalannya lewat seni.

    Memang, Cerby sudah beberapa kali mengejutkan para politikus dan tokoh masyarakat dengan karya-karya buatannya. Saat dimintai komentar mengenai hal ini, ia bungkam. Baginya, patung tersebut sudah menjelaskan semuanya.

    Tidak jelas berapa lama patung itu akan berada di tengah sungai. Namun, hingga berita ini diturunkan, Presiden Zeman belum memberikan komentarnya.

    BBC| ANINGTIAS JATMIKA

    Topik Terhangat
    Sultan Mantu | Misteri Bunda Putri | Gatot Tersangka | Suap Akil Mochtar | Dinasti Banten

    Berita Terpopuler
    Menteri Gamawan: FPI Aset yang Perlu Dipelihara
    Pemimpin Redaksi Tempo Wahyu Muryadi Diganti
    Soal Kasus Wawan, Adnan Buyung Mau Gugat KPK
    Ini Orang PKS yang Minta Mobil Luthfi Dipindahkan
    Suap Akil Diduga Disiapkan Kasir Kepercayaan Wawan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.