Polisi Australia Tangkap Bocah Pembakar Semak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kebakaran Australia. AP Photo/FESA, Evan Collis

    Kebakaran Australia. AP Photo/FESA, Evan Collis

    TEMPO.CO, Newcastle - Kepolisian Australia menangkap remaja berusia 15 tahun terkait bencana kebakaran semak di New South Wales, Australia. Ia diduga memicu kebakaran di wilayah Heatherbrae, New South Wales.

    Seperti dilansir situs berita News.com.au, Senin, 21 Oktober 2013, bocah tersebut akan didakwa petang nanti waktu setempat.

    Sebelumnya, polisi telah menangkap bocah berusia 11 tahun di rumahnya yang berada di wilayah Raymond Terrace. Bocah tersebut diduga menyulut api di dekat wilayah Hunter, Newcastle, sehingga menghanguskan sekitar 5.000 hektare (ha) lahan dan menghancurkan delapan bangunan serta merusak enam rumah lainnya.

    Kepolisian Port Stephens menegaskan bahwa kedua kebakaran tersebut disengaja. Hingga kini, polisi telah menangkap lima anak yang diduga menyebabkan kebakaran semak di New South Wales.

    Pihak berwenang Australia merespons laporan adanya kebakaran semak di Raymond Terrace sejak 13 Oktober lalu. Kemudian, kebakaran lain dilaporkan di Heatherbrae sebelum akhirnya menyebar ke Williamtown, Campvale, Tomago, dan Medowie.

    Komisioner Pasukan Pemadam Kebakaran Australia Shane Fitzsimmons mengkonfirmasi bahwa 58 titik api terus meluas dan 14 di antaranya tidak dapat ditangani oleh pihak pemadam kebakaran. Dengan suhu mendekati 35 derajat Celcius, pemerintah Australia mengerahkan seluruh sumber daya termasuk personel militer untuk memadamkan kebakaran semak.

    Status darurat saat ini ditetapkan di wilayah Litgow, di mana sekitar 50 ribu ha lahan hangus terbakar. Pihak berwenang tengah menyelidiki apakah kebakaran tersebut dipicu oleh latihan perang yang dilakukan oleh militer Negeri Kanguru, tidak jauh dari tempat itu.

    NEWS.COM.AU | BBC | SITA PLANASARI AQUADINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.