AS Interogasi Tokoh Al-Qaeda di Kapal Perang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Osama bin Laden menggelar konferensi pers di Afganistan pada 26 Mei 1998. Pemerintah Amerika Serikat mengklaim menemukan jasad pemimpin Al-Qaeda itu pada Minggu, 1 Mei 2011 malam waktu setempat. REUTERS

    Osama bin Laden menggelar konferensi pers di Afganistan pada 26 Mei 1998. Pemerintah Amerika Serikat mengklaim menemukan jasad pemimpin Al-Qaeda itu pada Minggu, 1 Mei 2011 malam waktu setempat. REUTERS

    TEMPO.CO, Washington - Amerika Serikat mulai menginterogasi seorang pria yang diduga merupakan tokoh Al-Qaeda yang ditangkap oleh pasukan khusus dalam sebuah operasi di Libya, Sabtu, 5 Oktober 2013.

    Keterangan pejabat keamanan AS yang tak diketahui namanya itu menyebutkan, Nazih al-Ragye, dikenal pula dengan nama samaran Abu Anas al-Liby, usai ditangkap langsung diterbangkan dan disekap di dalam kapal perang USS San Antonio yang buang jangkar di Laut Mediterania. "Pria itu dihadapkan kepada tim interogasi bernama US High Value Detainee Interrogation Group, sebuah lembaga yang dibentuk pada 2009 di bawah naungan FBI (Biro Intelejen Federal)," kata dia.

    Liby diduga terlibat dalam pengeboman Kedutaan AS di Kenya dan Tanzania yang menewaskan 224 warga sipil pada 1998. Dia ditangkap di jalanan di Tripoli, dalam sebuah operasi khusus militer AS. Kemudian, dia dengan cepat dilarikan keluar dari negeri di Afrika Utara itu.

    Keberhasilan menangkap Liby ini seperti penebus kegagalan pasukan komando AS meringkus pemimpin Al-Shabab di Somalia. Penangkapan ini juga sebagai bukti bahwa AS siap melakukan operasi darat.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Berita Terpopuler Lainnya
    Korupsi, Mahfud Md. Siap Potong Jari dan Leher
    Ratu Atut Akhirnya Muncul di Hadapan Publik
    Dinasti Keluarga Atut & Kemiskinan di Banten
    Silsilah Dinasti Banten, Abah Chasan dan Para Istr


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.