SBY Sebut Dirinya Kepala Pemasaran Indonesia Inc.  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersiap untuk memberikan sambutan dalam CEO Summit KTT APEC di Bali, Minggu (6/10). AP/Wong Maye-E

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersiap untuk memberikan sambutan dalam CEO Summit KTT APEC di Bali, Minggu (6/10). AP/Wong Maye-E

    TEMPO.CO, Nusa Dua Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyebut, dirinya sebagai Kepala Pemasaran Indonesia Inc., mengundang seluruh pengusaha dan pemimpin se-Asia Pasifik untuk meraih kesempatan bisnis dan investasi di Indonesia .

    Ajakan tersebut disampaikan Presiden dalam pidato pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi CEO Forum Kerja Sama Asia Pasifik (APEC) 2013 di Nusa Dua, Bali, Minggu, 6 Oktober 2013.

    “Dalam kapasitas saya sebagai Kepala Pemasaran Indonesia Inc., saya undang Anda semua untuk meraih kesempatan bisnis dan investasi di Indonesia, “ kata Presiden.

    Di hadapan sekitar 1.200 CEO se-Asia Pasifik, Presiden Yudhoyono mengakui bahwa Indonesia juga merasakan akibat dari turbulensi pasar finansial. Namun situasi tersebut berhasil dikelola. Pemerintah Indonesia merespons hal itu dengan paket kebijakan, termasuk reformasi struktural yang substantif.

    “Sebagai hasilnya, sekarang ini pasar finansial Indonesia telah stabil,” kata Presiden.

    Dia menegaskan keyakinannya akan prospek Indonesia di masa depan, dan betapa Indonesia masih menjadi wilayah yang penuh dengan kesempatan dan pertumbuhan. Presiden menyebut beberapa kelebihan Indonesia antara lain kekuatan ekonomi yang mencapai US$ 3 triliun dan demokrasi yang kuat menunjang investasi.

    Pembukaan KTT CEO Summit dihadiri sejumlah kepala negara seperti Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Long dan Presiden Korea Selatan Park Geun Hye. Acara dibuka dengan permainan biola Iskandar Widjaja yang membawakan lagu “Indonesia Pusaka” dan “Tanah Airku” dengan manis. KTT CEO Summit juga diisi dengan sejumlah dialog pemimpin ekonomi dengan para CEO.

    NATALIA SANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.