Pria Ini Lakukan 150 Bungee Jumping dalam 21 Jam  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Pawel Kopczynski

    REUTERS/Pawel Kopczynski

    TEMPO.CO, Queensland – Tidak semua orang berani melakukan olahraga pemompa adrenalin ini. Lompat bungee atau lebih dikenal dengan bungee jumping merupakan suatu aktivitas yang mengharuskan seseorang melompat dari sebuah tempat tinggi (beberapa ratus meter), dengan mengikatkan bagian tubuhnya (badan atau pergelangan kaki) pada kali yang elastis.

    Banyak yang akhirnya mengurungkan niat melakukan bungee jumping saat sudah naik ke titik tertentu. Tapi bagi Jay Phoenix, bungee jumping adalah hidupnya. Dilansir dari laman Daily Mail, Jumat, 4 Oktober 2013, ia baru saja memecahkan Guinness World Records sebagai pelompat bungee jumping terbanyak dalam satu hari.

    Jay memulai lompatannya di Queensland pada pukul 6 pagi waktu setempat pada hari Kamis. Dan, ia berhasil melakukan total 150 lompatan dalam waktu 21 jam. Rekor ini mematahkan rekor sebelumnya yang dipegang oleh Kevin Scott Huntly. Pria asal Afrika Selatan itu hanya mampu melakukan 105 lompatan dalam waktu 24 jam pada tahun 2011 silam.

    “Pergelangan kaki saya sampai terluka, tapi itu akan segera pulih,” ucap Jay sambil tersenyum bangga.

    Kini, Jay hanya tinggal menyerahkan video rekaman sebagai bukti kepada Guinness World Records. Bukti ini akan diverifikasi sebelum nama Jay benar-benar menggantikan Kevin.

    DAILY MAIL | ANINGTIAS JATMIKA

    Topik Terhangat
    Ketua MK Ditangkap | Amerika Shutdown | Pembunuhan Holly Angela | Edsus Lekra | Info Haji


    Berita Terpopuler
    KPK Tangkap Akil Mochtar dan Politikus Golkar
    KPK Tangkap Ketua MK Akil Mochtar?
    Begini Sengketa Pemilu Gunung Mas
    Ini Pernyataan Keras Akil Mochtar Soal Korupsi
    Akil Mochtar Sudah Diincar KPK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.