Komandan Program Perang Cyber Iran Tewas Ditembak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah diplomat asing di Iran mendengarkan terjemahan dari pidato Presiden Iran yang baru, Hasan Rouhani dalam upacara pengambilan sumpah jabatan di gedung parlemen, di Teheran, Iran, Minggu (4/8). Rouhani menggantikan Mahmoud Ahmadinejad, yang memimpin Iran dari tahun 2005. AP/Ebrahim Noroozi

    Sejumlah diplomat asing di Iran mendengarkan terjemahan dari pidato Presiden Iran yang baru, Hasan Rouhani dalam upacara pengambilan sumpah jabatan di gedung parlemen, di Teheran, Iran, Minggu (4/8). Rouhani menggantikan Mahmoud Ahmadinejad, yang memimpin Iran dari tahun 2005. AP/Ebrahim Noroozi

    TEMPO.CO, Teheran - Mojtaba Ahmadi, komandan program perang cyber Iran ditembak mati, kata laporan surat kabar Inggris, Telegraph, Rabu 2 Oktober 2013.

    Ahmadi, yang mengkhususkan diri dalam pertahanan komputer , ditemukan tewas di hutan dekat Teheran dengan dua peluru di dadanya, kata Telegraph, mengutip sebuah website yang terkait dengan Pengawal Revolusi Iran, Alborz. Dia terakhir terlihat dalam Sabtu 28 September 2013 lalu saat berangkat ke tempat kerjanya di Markas Besar Perang Cyber Iran, kata situs itu.

    Komandan polisi di Karaj, sebelah barat laut dari ibukota Teheran, melaporkan bahwa pembunuhan itu dilakukan oleh dua orang menggunakan sepeda motor .

    Pada Januari 2012, ilmuwan nuklir Iran Mostafa Ahmadi Roshan diledakkan ketika dua orang yang mengendarai sepeda motor memasang sebuah bom magnetik ke mobilnya saat ia di tengah lalu lintas Teheran.

    Sejak tahun 2007, setidaknya lima ilmuwan nuklir Iran dan kepala program rudal balistik negara itu telah dibunuh. Iran menuding badan intelijen Israel, Mossad, sebagai pelakunya. Israel membantah tuduhan tersebut.

    Pada halaman Facebook-nya, Markas Besar Perang Cyber Iran mengkonfirmasi Ahmadi adalah komandan di badan itu. Garda Revolusi mengatakan, kematian Ahmadi sedang diselidiki dan memperingatkan adanya spekulasi " prematur tentang identitas mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan itu."

    USA Today | Abdul Manan 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.