Penulis Novel Thriller Tom Clancy, Meninggal  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tom Clancy. mashable.com

    Tom Clancy. mashable.com

    TEMPO.CO, Baltimore -  Penulis novel thriller Tom Clancy, yang memiliki sejumlah buku laris dan menjadi film laris seperti The Hunt for Red October dan Patriot Game, meninggal. Soal ini diumumkan oleh penerbitnya, Penguin Group, Rabu 2 Oktober 2013. 

    Penguin Group mengatakan, sang penulis meninggal di Baltimore, Selasa 1 Oktober 2013. Pernyataan tertulis dari penerbit ini tidak mencantumkan penyebab meninggalnya pria 66 tahun itu.

    Novel Tom Clancy tahun 1984 yang berjudul The Hunt for Red October membuatnya terkenal dan menjadi penulis favorit soal militer Amerika. Sean Connery dan Alec Baldwin menjadi pemain utama saat novel itu diangkat ke layar kaca tahun 1990.

    "Menghabiskan waktu dengan Tom Clancy selama syuting adalah bagian terbaik dari pengalaman saya," kata Baldwin, Rabu 3 Oktober 2013. "Tom orang cerdas, penulis hebat dan seorang pria sejati."

    Harrison Ford memerankan analis CIA Jack Ryan dalam film Patriot Games dan Clear and Present Danger. Ben Affleck berperan sebagai Jack Ryan untuk film The Sum of All Fears.

    "Saya sangat sedih dengan meninggalnya Tom," kata pejabat Penguin Group, David Shanks, yang bekerja dengan Clancy pada setiap novelnya. "Dia adalah seorang penulis yang sempurna, menciptakan thriller modern, dan merupakan salah satu penulis paling visioner saat ini. Saya sangat merindukannya dan ia akan dirindukan oleh puluhan juta pembacanya di seluruh dunia.

    Command Authority, buku terakhirnya, dijadwalkan akan diterbitkan oleh Putnam, Desember mendatang. Putnam adalah anak perusahaan Penguin group.

    Clancy lahir di Baltimore dan dikenal sebagai penulis thriller yang berfokus pada intrik politik, taktik militer dan teknologi. Sebanyak 17 dari 28 bukunya berada di daftar buku terlaris New York Times. Banyak di antaranya berada di peringkat 1. Novelnya menjadi inspirasi seri video game Rainbow Six, Ghost Recon dan Splinter Cell

    Novel-novelnya membuatnya memperoleh pengikut setia di dalam angkatan bersenjata Amerika Serikat dan luar negeri, dan itu memberinya akses yang sering disebutnya dalam plot buku-bukunya. Namun, dalam wawancara tahun 2003 Clancy mengatakan ia selalu berhati-hati untuk tidak mengungkapkan informasi rahasia atau sensitif mengenai rincian bagaimana pasukan elite beroperasi.

    "Saya tidak akan pernah memutuskan karena alasan komersial untuk memasukkan sesuatu yang membahayakan keamanan nasional kita. Anda tidak bisa melakukan itu, " katanya saat wawancara dengan CNN.

    CNN | Abdul Manan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    New Normal, Cara Baru dalam Bekerja demi Menghindari Covid-19

    Pemerintah menerbitkan panduan menerapkan new normal dalam bekerja demi keberlangsungan dunia usaha. Perlu juga menerapkan sejumlah perlilaku sehat.