20 Gagasan Indonesia di Forum APEC  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pejabat tinggi dan delegasi negara APEC berbincang secara informal di sela APEC Concluding Senior Official Meeting (CSOM) di Nusa Dua, Bali, Selasa (1/10). ANTARA/Nyoman Budhiana

    Sejumlah pejabat tinggi dan delegasi negara APEC berbincang secara informal di sela APEC Concluding Senior Official Meeting (CSOM) di Nusa Dua, Bali, Selasa (1/10). ANTARA/Nyoman Budhiana

    TEMPO.CO, Nusa Dua - Pertemuan Pejabat Senior APEC (Senior Official Meeting/SOM APEC) ditutup Rabu, 2 Oktober 2013, kemarin. Dalam pertemuan para ejabat eselon 1 tersebut, seluruh gagasan yang diajukan Indonesia mendapat dukungan para delegasi dari 20 negara anggota lain.

    "Kami mengajukan 20 gagasan, dan sejauh ini semuanya mendapat dukungan. Selanjutnya, dalam Pertemuan Menteri tanggal 4-5 Oktober dan Pertemuan Pemimpin tanggal 7-8 Oktober bertujuan untuk memperkuat komitmen ini", kata Yuri Thamrin, Direktur Jenderal Asia Pasifik Afrika Kementerian Luar Negeri yang merangkap Ketua SOM APEC, Kamis, 3 Oktober 2013.

    Dua puluh butir usulan Indonesia tersebut adalah:
    1. Mendorong pembicaraan mengenai sistem perdagangan multilateral yang nantinya akan dibawa dalam forum para menteri Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) di Bali, Desember mendatang.
    2. Peningkatan kerja sama di bidang jasa.
    3. Pencapaian Bogor Goals.
    4. Upaya peningkatan promosi produk yang selaras dengan lingkungan, pembangunan di pedesaan, dan pengentasan kemiskinan. "Kita tahu, sawit, karet dan beberapa produk pertanian kita yang lain memenuhi persyaratan ini," kata Yuri.
    5. Peningkatan kerja sama pembiayaan perdagangan.
    6. Rekomendasi untuk meningkatkan peran perempuan dalam mengembangkan usaha kecil dan menengah (UKM).
    7. Rekomendasi untuk peningkatan daya saing UKM.
    8. Rekomendasi untuk pemberdayaan perempuan di sektor perekonomian.
    9. Peningkatan peran petani dalam ketahanan pangan. Negara-negara APEC akan menyusun road map di bidang ketahanan pangan hingga 2020.
    10. Peningkatan kerja sama di bidang kelautan.
    11. Rekomendasi pertemuan para ilmuwan untuk meningkatkan kerja sama di bidang ilmu pengetahuan.
    12. Peningkatan kerja sama di bidang energi terbarukan.
    13. Rekomendasi pertemuan para menteri kesehatan untuk membahas isu-isu di bidangnya.
    14. Peningkatan kerja sama untuk mengembangkan tanaman obat dan pengobatan tradisional.
    15. Meningkatkan kerja sama pemberantasan korupsi melalui pembentukan APEC Anti-Corruption and Transparency Network (ACT-NET).
    16. Pembentukan kerangka kerja konektivitas, fisik, institusional dan people to people.
    17. Kesepakatan atas kerja sama pembangunan dan investasi infrastruktur tahun jamak.
    18. Kerja sama peningkatan di bidang pendidikan lintas batas.
    19. Kesepakatan untuk mempermudah pengiriman petugas tanggap bencana.
    20. Rekomendasi untuk mempermudah pengurusan visa wisatawan.

    Yuri menyatakan, pertemuan tingkat menteri APEC akan dibuka pada Jumat, 4 Oktober 2013. Pertemuan akan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri RI, Marty Natalegawa dan Menteri Perdagangan RI, Gita Wirjawan.

    Selain mengundang Menteri-Menteri Luar Negeri dan Perdagangan dari Anggota Ekonomi APEC lainnya, pertemuan tersebut juga akan dihadiri oleh Direktur Jenderal WTO, Roberto Azevedo.

    PINGIT ARIA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.