Obama: Anda yang Berseragam Tetap Bertugas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Amerika Serikat Barack Obama berhenti sejenak sebelum memberikan keterangan mengenai perdebatan anggaran dana darurat tambahan dari Brady Press Briefing Room di Gedung Putih, Washington, Senin (30/9). Obama meningkatkan tekanan kepada Partai Republik untuk menghindari ditutupnya pemerintahan selepas tengah malam. AP/Susan Walsh

    Presiden Amerika Serikat Barack Obama berhenti sejenak sebelum memberikan keterangan mengenai perdebatan anggaran dana darurat tambahan dari Brady Press Briefing Room di Gedung Putih, Washington, Senin (30/9). Obama meningkatkan tekanan kepada Partai Republik untuk menghindari ditutupnya pemerintahan selepas tengah malam. AP/Susan Walsh

    TEMPO.CO, Washington - Pemerintah Amerika Serikat memutuskan untuk tak buka kantor mulai Selasa pukul 00.01 waktu setempat setelah anggota parlemen di DPR dan Senat tak menyetujui anggaran belanja negara.

    Kedua belah pihak bertengkar dan saling menyalahkan selama lebih dari seminggu terkait Obamacare, model jaminan kesehatan yang ditawarkan pemerintah Obama. Kubu Republik bersikeras anggaran belanja termasuk amandemen anti-Obamacare, hal yang tak disetujui kubu Demokrat di Senat.

    Mulai hari ini, hanya karyawan federal yang tugasnya esensial yang akan masuk kerja. Selebihnya, sekitar 800 ribu pegawai federal akan menjalani cuti tanpa batas waktu.

    Presiden Barack Obama mengeluarkan pernyataan Selasa pagi kepada anggota militer dan karyawan Departemen Pertahanan tentang hal ini. "Anda yang berseragam, akan tetap menjalankan tugas seperti biasanya," katanya. "Kongres telah memutuskan, dan saya menandatanganinya menjadi Undang-Undang. Kita akan terus bekerja untuk mengatasi dampak penutupan ini terhadap Anda dan keluarga Anda."

    Ia menyatakan, untuk pegawai yang lain, masih belum ditentukan. "Saya tahu hari-hari ke depan bisa berarti akan ada lebih banyak ketidakpastian, termasuk kemungkinan cuti," tambahnya. Ia berharap Kongres membuka mata dan mereka akan kembali bekerja.

    Pernyataan 'tutup kantor' ini tak terelakkan Senin malam ketika kubu Republik di DPR mengakui bahwa mereka tidak bisa mengatasi keberatan Senat terhadap proposal yang mencakup ketentuan-ketentuan yang bertujuan menggelincirkan Obamacare. Mereka berencana melakukan pembicaraan dengan Senat untuk mengatasi perbedaan.

    Namun Pemimpin Mayoritas Senat, Harry Reid, menyanggah kemungkinan pembicaraan itu. "Kami tidak akan pergi ke konferensi dengan pistol mengarah ke kepala kami," kata Reid.
    Selanjutnya..


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar TNI-Polri yang Pernah Menjabat sebagai Plt Gubernur

    Penunjukan anggota TNI-Polri menjadi Plt Gubernur sudah sempat terjadi beberapa kali. Penunjukan itu diputuskan oleh Mendagri saat itu, Tjahjo Kumolo.