Dua Kandidat Presiden Timor Lorosae Mulai Kampanye

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Jakarta:Dua kandidat Presiden Timor Lorosae, Xanana Gusmao dan Francisco Xavier do Amaral, Jumat (15/3) hari ini akan melaksanakan kampanye hari pertama mereka di dua tempat. Xanana Gusmao, akan mengawali kampanyenya di Gedung Matahari Terbit, Dili. Sementara rivalnya Francisco Xavier do Amaral akan mengawali kampanyenya di Aileu, 42 kilometer arah selatan kota Dili. Dipastikan, masa dari sembilan partai peserta pemilu, masing-masing PD (Partai Demokrat), UDC/PDC (Uniao Democratico Cristao/Partido Democrata Cristao), UDT (Uniao Democrata Timorense), KOTA (Klibur Oan Timor Asuwain), PNT (Partido Nasionalista Timorense), PSD (Partido Social Democrata), PDM (Partido Democratico Maubere), PTT (Partido Trabalhista Timorense) dan PST (Partido Socialista de Timor) akan tumpah ruah di Gedung olahraga tersebut. Panitia kampanye Gusmao sejak Kamis (13/03) telah membagi-bagikan kaos bergambarkan calon presiden Xanana Gusmao kepada para pendukung dari sembilan partai. “Kampanye kali ini bakal ramai karena untuk pertama kalinya, Gusmao tampil di hadapan pendukungnya sebagai juru kampanye untuk dirinya sendiri,” tutur Juvencia de Lima, mahasiswa semester akhir Fakultas Pertanian, Universitas Nasional Timor Lorosae (UNATIL). Sementara itu, kandidat presiden dari ASDT (Asociasao Social Democrata Timorense dan Partai Republica Nacional Timor Leste (Parentil), Francisco Xavier do Amaral akan melaksanakan kampanye selama dua hari di Distrik Aileu. Panitia kampanye untuk Xavier, sejak Kamis kemarin terlihat sibuk membagi-bagikan modul materi kampanye yang dilengkapi dengan daftar nama calon juru kampanye dan jadwal kampanye kandidatnya. Aileu merupakan sebuah distrik dimana pada kampanye pemilu untuk memilih anggota Majelis Konstituante 30 Agustus 2001 lalu, ASDT memperoleh kemenangan mutlak, 92 persen. Pihak Independent Electoral Comission (IEC) telah mengeluarkan aturan kampanye pemilu kali ini yang berbentuk pengumpulan massa, debat antar parpol dan melalui media massa cetak maupun elektronik. Dari catatan IEC, jumlah TPS (tempat pemungutan suara) bagi pemilu presiden 14 April mendatang lebih banyak dari jumlah TPS Pemilu anggota Majelis Konstituante, 30 Agustus lalu. Terdapat sekitar 282 pusat TPS pada pemilu kali ini. Sementara pemilu lalu hanya sebanyak 248 TPS. Hingga kini, jumlah pemantau pemilu presiden dari dalam negeri yang sudah mendaftarkan dirinya ke IEC sebanyak 24 kelompok yang terdiri dari 565 orang. Sementara dari luar negeri, tercatat enam kelompok pemantau yang beranggotakan 25 orang sudah mendaftarkan diri. “Pemilu kali ini berbeda dengan Pemilu sebelumnya karena kali ini hanya menggunakan satu kotak suara,” jelas Catharina Fabiansson dari Media Relations & Public, IEC. (Alexandre Assis-Tempo News Room)

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.