Komunitas WNI Akan Bangun Masjid Terbesar di AS

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi masjid. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh

    Ilustrasi masjid. REUTERS/Amr Abdallah Dalsh

    TEMPO.CO, Houston - Keinginan dan kebutuhan masyarakat muslim Indonesia di Houston, Texas, untuk dapat memiliki sebuah masjid akan segera terwujud. Uang dari hasil pengumpulan dana telah dibelikan sebidang tanah yang nantinya akan dibangun masjid.

    “Masjid yang akan didirikan di tanah ini nantinya akan menjadi masjid Indonesia terbesar di seluruh Amerika,” demikian pernyataan Acting Konsul Jenderal RI Houston, Prasetyo Budhi, usai meninjau lokasi yang akan dibangun masjid Indonesia, bersama pengurus Indonesian American Muslim Community (IAMC) dan masyarakat muslim Indonesia di Houston, Sabtu sore, 21 September 2013 pekan lalu.

    Tanah seluas 5,142 acres (lebih dari 20.000 m2) dibeli IAMC tepat pada Hari Raya Idul Fitri, 8 Agustus 2013, dari dana hasil kegiatan fundraising, pengumpulan zakat, infak, sedekah, dan wakaf serta komitmen sumbangan tetap bulanan kaum muslim Indonesia, khususnya yang tinggal di Houston, Texas, selama satu setengah tahun belakangan.

    Tanah tersebut terletak di Old Richmond, Road, Sugarland, wilayah barat daya Kota Houston, dimana sebagian besar masyarakat Indonesia tinggal di sekitar wilayah tersebut. Jumlah WNI yang tinggal di Greater Houston diperkirakan mencapai seribu orang.

    Selain masjid Indonesia yang akan dinamai “Istiqlal”, di atas lahan itu juga akan dibangun Indonesian Community Center, tempat pendidikan, asrama, toko, lapangan olahraga, dan fasilitas lainnya.

    Presiden IAMC Zulfan Efendi Harahap menuturkan harga tanah di Texas masih tergolong murah. Namun, untuk membangun sebuah gedung memerlukan biaya sekitar dua sampai tiga kali lipat dari harga tanah.

    Zulfan berharap masjid Indonesia “Istiqlal” beserta fasilitasnya telah berdiri dan siap digunakan pada Maret 2016.

    KJRI Houston juga menggelar bazaar amal dan family day untuk mengumpulkan dana pendirian masjid. Dari acara itu terkumpul dana sebesar US$ 24.202,44.

    Berdasarkan laporan keuangan dari bendahara selama satu setengah tahun, IAMC telah berhasil mengumpulkan dana sebesar US$ 950.093. Sebagian dana digunakan membeli tanah di Old Richmond Road, sebesar US$ 540.023.

    NATALIA SANTI

    Topik Terhangat:Penembakan Polisi| Tabrakan Anak Ahmad Dhani |Mobil Murah|Miss World Info Haji

    Berita Terpopuler:

    BBM Ada di Android, BlackBerry Optimistis Bertahan
    BBM Terbuka di Android, Penjualan BlackBerry?
    Ngaku di Singapura, Nikita Mirzani Cuit dari Grogol
    Jumpa Boediono, Ahok Melunak Soal Mobil Murah
    Mobil Murah Cuma Trik Dagang    


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.