Ban Berjalan Bandara Spanyol 'Bunuh' Bayi 5 Bulan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bandara. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Ilustrasi bandara. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Madrid - Seorang bayi berusia lima bulan tewas setelah terseret ban berjalan (conveyer belt) di bandara Alicante, Spanyol. Hingga kini, penyebab insiden atas alat yang semula dalam posisi diam itu masih diselidiki.

    Menurut juru bicara bandara, alat yang biasa untuk mengangkut barang bawaan penumpang di bagasi itu dalam posisi tak bergerak ketika ibu bayi meletakkan anak itu di atasnya. Tapi segera setelahnya alat itu mulai bergerak dan kepala bayi mulai terantuk pinggiran ban.

    Ibu bayi, seorang warga Amerika Serikat, tiba di bandara Alicante  dari bandara Gatwick London. Selain membawa bayi, dia datang dengan satu orang anak lainnya.  Suaminya, berkewarganegaraan Kanada, sudah tiba lebih dulu dan menunggu di sana.

    Penjaga keamanan di bandara mengatakan kepada media yang berafiliasi dengan CNN, Atlas, bahwa wanita yang namanya dirahasiakan itu menempatkan bayi di atas ban berjalan ketika dia pergi untuk mengambil sesuatu. "Ia kembali dan kaget. Ban berjalan telah membunuh anaknya," katanya.

    Sang bayi mengalami perdarahan di kepala. Petugas medis bandara yang bergegas ke tempat kejadian menyatakan bayi itu telah tewas.

    Juru bicara bandara menyatakan kemungkinan berat badan bayi secara otomatis mengaktifkan ban berjalan dan mulai bergerak. Surat kabar Spanyol El Pais melaporkan keluarga itu datang ke Alicante, pantai Mediterania Spanyol, untuk berlibur.

    CNN | TRIP B


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dituding Sebarkan Hoaks, Wartawan FNN Hersubeno Dipolisikan PDIP

    DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta resmi melaporkan Hersubeno Arief ke Kepolisian. Hersubeno dilaporkan atas dugaan pencemaran nama baik.