Al-Qaeda Serang Pangkalan Militer Yaman, 40 Tewas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah tentara yang tewas akibat serangan kelompok bersenjata di markas militer Mayfaa, Yaman (20/9) REUTERS/Adenalghad

    Sejumlah tentara yang tewas akibat serangan kelompok bersenjata di markas militer Mayfaa, Yaman (20/9) REUTERS/Adenalghad

    TEMPO.CO, Yaman - Militan al-Qaeda di Yaman menyerang pangkalan militer, Jumat dinihari waktu setempat, 20 September 2013. Sedikitnya 40 tentara tewas. Dalam serangan tersebut, dua bom mobil meledak di kamp militer di Provinsi Shabwa, Yaman selatan.

    "Para pelaku yang diduga anggota al-Qaeda di Jazirah Arab (AQAP) mengarahkan mobil yang dikendarai menuju kamp sehingga terjadi ledakan," ucap warga setempat kepada kantor berita Reuters.

    Serangan mobil disusul dengan rentetan tembakan senapan di tempat terpisah terhadap anggota militer Yaman. "Serangan itu mengakibatkan sedikitnya 20 orang tewas seketika," ujar sumber keamanan.

    Menurut sumber Reuters, kelompok pria bersenjata itu membunuh 10 tentara dalam serangan di markas besar militer di Kota Mayfaah. Sedangkan AFP, mengutip keterangan anggota kepolisian, melaporkan bahwa serangan itu menimbulkan kematian 56 tentara.

    Koresponden Al Jazeera, Hashem Ahelbarra, mengatakan, meskipun belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tesebut, arah pelakunya adalah AQAP.

    "Gaya serangannya adalah senjata yang digunakan selalu ada tanda al-Qaeda. Serangannya berani, menggunakan senjata canggih, menggunakan bom yang diletakkan di kendaraan, atau dengan cara bom bunuh diri," kata Ahelbarra. "Kami tahu bahwa al-Qaeda sangat kuat. Anda tak bisa berbicara mengenai puluhan, Anda berbicara mengenai ribuan pejuang, tidak hanya dari Yaman."

    AL ARABIYA | AL JAZEERA | CHOIRUL

    Topik Terhangat
    Tabrakan Anak Ahmad Dhani
    | Mobil Murah | Penembakan Polisi | Miss World | Info Haji

    Berita Terpopuler
    Dana Ngunduh Mantu Anang-Ashanty Tak Masuk KONI
    Selain ke PKS, Ilham Setor Rp 2,5 M ke Hanura
    BPK: Ada Penyimpangan di Pengadaan Soal UN
    TVRI Dinilai Lancang Siarkan Utuh Konvensi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketahui, Syarat Sebelum Melakukan Perjalanan atau Traveling Saat PPKM

    Pemerintah menyesuaikan sejumlah aturan PPKM berlevel, termasuk syarat traveling baik domestik maupun internasional.