Akui Dompet Milik Turis, Dokter Bedah Ini Dihukum  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi Penipuan

    Ilustrasi Penipuan

    TEMPO.CO, Nottingham – Tak hanya Vicky Prasetyo yang pandai mengeluarkan kalimat-kalimat manipulatif untuk mendapatkan semua yang diinginkannya. Seorang dokter bedah plastik asal Nottingham, Inggris, juga pandai berkata-kata. Dengan tipu dayanya, ia berhasil mengklaim dompet orang lain sebagai dompet miliknya.

    Dilansir laman Daily Mail, Kamis, 13 September 2013, Abdul Choudhuri mengakui sebuah dompet yang tertinggal di kedai kopi Starbucks Nottingham adalah miliknya. Ia berhasil mengelabui petugas kedai kopi dan meyakinkan bahwa dompet yang berisi 2.500 euro dan 1.000 dolar Singapura itu adalah miliknya.

    Kejadian itu bermula saat seorang petugas kedai kopi mengumumkan penemuan sebuah dompet. Melihat isinya yang lumayan banyak, yakni Rp 47 juta, ia pun menjadi gelap mata. Ia mengakui bahwa itu dompetnya. Karena tidak ada pengenal di dompet tersebut, petugas kedai kopi pun mempercayainya. Apalagi Choudhuri mampu meyakinkan si petugas kedai kopi dengan kata-katanya yang lihai.

    Namun, tak lama Choudhuri meninggalkan kedai kopi, si pemilik asli dompet yang merupakan turis asal Singapura pun datang kembali. Menyadari ketidakberesan ini, petugas kedai kopi pun langsung menelepon polisi. Choudhuri pun ditangkap hingga akhirnya menuju pengadilan.

    Lagi-lagi, di pengadilan ia masih saja mengakui bahwa itu dompet miliknya. Ia juga melibatkan seorang saksi dan seorang akuntan untuk meyakinkan bahwa Choudhuri benar-benar sering mendapat bayaran berupa mata uang asing dari kliennya yang berasal dari berbagai negara. Ia juga meyakinkan semua orang bahwa ia suka membawa dompet hingga 20 buah dalam tasnya.

    Namun, usaha Choudhuri sia-sia. Ia terbukti bersalah dan harus mendekam selama 30 bulan di penjara. Tidak hanya itu, ia juga harus membayar Rp 350 juta untuk membayar biaya penuntutan dan Rp 60 juta untuk memberikan kompensasi kepada si turis Singapura.

    Jaksa menilai Choudhuri benar-benar seorang yang manipulatif. Ia akan berlaku ekstrem untuk meyakinkan semua orang.

    DAILY MAIL | ANINGTIAS JATMIKA

    Terhangat:
    Penembakan Polisi | Tabrakan Anak Ahmad Dhani | Pencurian Artefak Museum Gajah

    Berita Terpopuler:
    Siswa di Sekolah Dul Sering Pamer Foto Speedometer
    Korban Kecelakaan Dul Mengamuk, Cabuti Alat Medis
    Lagi, Polisi Ditembak di Depok
    Polisi Periksa Pelapor Casting Online Model Bugil
    Ingin Jenguk Dul, Mobil Pacar Jupe Terbakar



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.