Tony Abbott Janjikan Pemerintahan yang Kompeten  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri Australia terpilih, Tony Abbott tersenyum ketika berpidato kepada para pendukung partai di Sydney, Australia, Sabtu (7/9), menyusul kemenangan partainya dalam pemilu Australia. AP/Rick Rycroft

    Perdana Menteri Australia terpilih, Tony Abbott tersenyum ketika berpidato kepada para pendukung partai di Sydney, Australia, Sabtu (7/9), menyusul kemenangan partainya dalam pemilu Australia. AP/Rick Rycroft

    TEMPO.CO, Canberra – Pemimpin oposisi Australia, Tony Abbott berjanji untuk membentuk pemerintahan yang kompeten dan dapat dipercaya setelah mengalahkan Perdana Menteri Kevin Rudd dalam pemilu, Sabtu, 7 September 2013 kemarin.

    “Saya beritahu Anda, pemerintah Australia telah berubah,” kata pemimpin Partai Liberal Australia tersebut kepada para pendukungnya, Sabtu. “Untuk ketujuh kalinya dalam 60 tahun pemerintah Indonesia telah berubah.”

    “Saya berharap untuk membentuk pemerintahan yang kompeten dan dapat dipercaya, yang dengan teguh dan terus menerus akan memenuhi komitmen kami kepada Anda, warga Australia.”

    Meski belum ada pengumuman resmi belum disampaikan, PM Rudd telah menelepon Abbott dan mengakui kekalahannya.

    Perkiraan awal memperlihatkan Partai Buruh meraih 55 kursi sementara koalisi Liberal-Konservatif dengan 91 kursi.

    Dalam pidato kemenangannya di hadapan para pendukung, Tony Abbott mengatakan dia juga akan memulihkan surplus perekonomian ke Australia.

    CNN | BBC | NATALIA SANTI

    Topik terhangat:
    Vonis Kasus Cebongan | Jokowi Capres? | Miss World | Penerimaan CPNS

     

    Berita lainnya:
    Jokowi Semobil Lagi Dengan Megawati
    Apa Saja Mobil Politikus PDI Perjuangan?
    Dukungan Pencapresan Jokowi Mengalir dari Amerika
    Puji Jokowi, Megawati Pakai Bahasa Simbolis Jawa


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ini Daftar Lengkap Hari Libur Nasional dan Catatan Tentang Cuti Bersama 2022

    Sebanyak 16 hari libur nasional telah ditetapkan oleh pemerintah. Sedangkan untuk cuti bersama dan pergesera libur akan disesuaikan dengan kondisi.