Stuart Gunn, Pembalap Tuna Netra Tercepat di Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Stuart Gunn. scotsman.com

    Stuart Gunn. scotsman.com

    TEMPO.CO, London - Memiliki cacat fisik tidak selamanya mempengaruhi semangat seseorang. Hal ini dibuktikan oleh Stuart Gunn, tuna netra yang mampu mengendarai motor, bahkan dengan kecepatan tinggi. Berdasarkan situs berita BBC News, Gunn tidak sekedar mahir mengemudikan sepeda motor. Ia pun berhasil memecahkan rekor dunia sebagai orang buta yang mengendarai motor paling cepat.

    "Pria asal Edinburgh, Inggris, ini berhasil melajukan motornya hingga 268 kilometer per jam," tulis BBC News. "Kecepatan Gunn mengendarai motor telah mematahkan rekor sebelumnya di North Yorkshire, sekitar 263 kilometer per jam."

    Gunn mampu mengendarai motor dengan bantuan ayahnya, Geoff. Ketika Gunn melaju, Geoff ikut berkendara bersama. Menggunakan interkom, ia memberikan panduan kepada sang anak. Seperti memperingatkan kapan Gunn harus menggunakan rem, belok, atau mempercepat laju kendaraan. "Aku sudah lama berkendara bersama ayah, sehingga ini bisa berhasil," ujarnya.

    Menurut Gunn, hal yang dilakukannya telah memberikan bukti bahwa cacat fisik tidaklah membatasi seseorang untuk beraktivitas. "Buta atau cacat tidak akan membatasi hidupmu. Dan aku benar-benar gembira."

    Pria berusia 39 tahun ini mengalami kebutaan karena kecelakaan lalu lintas pada 11 tahun lalu. Punggungnya terluka dan beberapa tulang rusuk patah yang diikuti kelumpuhan. Namun Gunn kembali bangkit setelah tangan kanannya bisa digerakkan.

    RINA ATMASARI | BBC NEWS

    Terhangat:

    Ahok vs Lulung | Suap SKK Migas | Penembakan Polisi | Sisca Yofie

    Terpopuler:
    Putri Diana Dibunuh Militer Inggris?

    Terpidana Century Akan Ditukar Pengedar Narkoba?

    CIA Masih Rahasiakan File Pembunuhan Kennedy

    Polisi Temukan 40 Ular Piton di Kamar Hotel

    Inggris Kaji Info Baru Soal Tewasnya Putri Diana


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Anwar Usman dan 8 Hakim Sidang MK dalam Gugatan Kubu Prabowo

    Mahkamah Konstitusi telah menunjuk Anwar Usman beserta 8 orang hakim untuk menangani sengketa pemilihan presiden 2019.