Dubes Swedia Kagumi Tradisi Silaturahmi Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ewa Polano (tengah), Dubes Swedia untuk Indonesia saat menghadiri acara peluncuran teknologi jaringan internet DC HSPA+ 42Mbps, di Jakarta, Jumat (7/5). ANTARA/Audy Alwi

    Ewa Polano (tengah), Dubes Swedia untuk Indonesia saat menghadiri acara peluncuran teknologi jaringan internet DC HSPA+ 42Mbps, di Jakarta, Jumat (7/5). ANTARA/Audy Alwi

    TEMPO.CO, Jakarta - Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Ewa Polano mengaku kagum dengan rangkaian tradisi silaturahmi  pada Hari Raya Idul Fitri di Indonesia.

    “Saya sangat kagum. Saya sangat menyukainya,”  katanya kepada Tempo di kediaman mantan Presiden BJ Habibie di Patra Kuningan,  Jakarta, Kamis 8 Agustus 2013.

     Menurut wanita berambut pirang ini, kegiatan open house dapat memberikan suasana hangat dan kekeluargaan.  

    “Walau saya tidak ikut merayakannya, tapi semua kalangan terlihat ikut berpartisipasi merayakan Idul Fitri ini,”  katanya sumringah.

    Ketika sedang mengantre  untuk bersalaman dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, ia bisa bertemu dengan para menteri sekaligus para pengusaha.  Wanita yang ketika ditemui Tempo mengenakan setelan kemeja dan rok kuning menyala mengaku senang bisa mempererat hubungan kekeluargaan dengan keluarga para pejabat.

    “Saya bisa bertemu dengan istri, suami atau anak anak mereka,”  katanya.  Tentu saja, ia pun membicarakan perkembangan hubungan kerjasama antara Swedia dengan Indonesia dengan para menteri.

    Dari gelaran open house di Istana, rumah Wakil Presiden Boediono, para menteri serta beberapa tokoh masyarakat pun sudah dia kunjungi sebelum datang ke kediaman BJ Habibie.  Setelah itu pun, ia pun masih ingn berkunjung kepada Suryo B. Sulisto, Ketua Kadin.

    Alih-alih letih, ia mengaku merasa lebih bersemangat mengikuti tradisi open house itu.

    MITRA TARIGAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Skenario Satu Arah Pada Arus Mudik 2019 di Tol Jakarta - Cikampek

    Penerapan satu arah ini dilakukan untuk melancarkan arus lalu lintas mudik 2019 dengan memanfaatkan jalur A dan jalur B jalan Tol Jakarta - Cikampek.