RI-Laos Jajaki Penerbangan Langsung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Marty Natalegawa. TEMPO/Tony Hartawan

    Marty Natalegawa. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, VIENTIANE – Indonesia dan Laos menjajaki kemungkinan penerbangan langsung antara Jakarta ke Vientiane untuk mendorong perdagangan langsung kedua negara. Hal tersebut dibahas dalam pertemuan keempat Komisi Bersama tingkat Menlu Indonesia-Laos (The Fourth Joint Commission for Bilateral Cooperation/JCBC RI-Laos).

    “Hubungan Indonesia – Laos dalam dua tahun terakhir berada pada titik yang menjanjikan,” ujar Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dalam pertemuan dengan Menlu Laos  Thongloun Sisoulith di Vientiane, Ibukota Laos kemarin.

    Perdagangan kedua negara pada tahun 2012 telah mencapai US$ 27 juta, meningkat 300% dari tahun 2011 sebesar US$ 9,9 juta.

    “Ke depan harus didorong perdagangan langsung Indonesia – Laos,”  katanya.

    Dalam sambutan Marty menekankan tiga prioritas dalam penguatan kerja sama Indonesia-Laos seperti yang telah disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebelumnya yakni  perdagangan dan investasi, pertanian dan pendidikan.

    Marty mengusulkan pertemuan kalangan bisnis kedua negara di sela-sela pertemuan Komisi Bersama untuk menggalakkan investasi. Kedua Menlu  juga sepakat  untuk meningkatkan saling kunjung antar  pengusaha secara lebih fokus dan berorientasi pencapaian target.

    Pertemuan pertama kelompok kerja Indonesia – Laos di sektor pertanian  yang dianggap Marty sebagai momentum baru kerja sama kedua negara dalam ketahanan pangan.

    Selain isu bilateral, kedua Menlu juga membahas isu-isu di kawasan, khususnya persiapaan menghadapi pembentukan Komunitas ASEAN.

    Pertemuan Komisi Bersama merupakan forum strategis bagi kedua Menlu untuk mengevaluasi perkembangan, mengidentifikasi peluang baru dan mengatasi berbagai hambatan kemajuan kerja sama kedua negara.

    NATALIA SANTI

    Topik terhangat:

    Ramadan
    | Bursa Capres 2014 | Ribut Kabut Asap | Tarif Progresif KRL | Bencana Aceh

    Berita lain:
    Muatan Porno di Buku SD, Sanksi ke Penerbit Lemah

    Kepolisian Lembaga Terkorup, Polri Menjawab

    Inilah Pesawat Teraman dan Paling Bahaya di Dunia

    Cicil Denda, Susno Duadji Jual Rumah Mewah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    UMP 2020 Naik 8,51 Persen, Upah Minimum DKI Jakarta Tertinggi

    Kementerian Ketenagakerjaan mengumumkan kenaikan UMP 2020 sebesar 8,51 persen. Provinsi DKI Jakarta memiliki upah minimum provinsi tertinggi.