Selama Ramadan, PBB Minta Konflik Suriah Berhenti

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ban Ki-moon. REUTERS/Michael Kooren

    Ban Ki-moon. REUTERS/Michael Kooren

    TEMPO.CO, Damaskus - Sekretaris Jenderal PBB, Ban Ki-moon, meminta kepada pasukan loyalis Presiden Suriah Bashar al-Assad dan para pemberontak meletakkan senjata selama bulan suci Ramadan.

    Ramadan adalah saat paling tepat menghentikan pertempuran, kata Ban dalam sebuah pernyataan yang disampaikan pada Senin, 8 Juli 2013.

    "Demi menghormati rakyat Suriah, saya meminta kepada seluruh partai yang bertikai di Suriah agar supaya menghormati ibadah agama, minimal dalam waktu satu bulan," ucap Ban.

    "Saya sampaikan kepada unit militer angkatan besenjata, Tentara Pembebasan Suriah (FSA), dan setiap orang untuk menghentikan nyalak senjata, berhenti berperang pada bulan penuh perdamaian baik bagi rakyat Suriah maupun di luar Suriah."

    Perag di Suriah berlangsung sejak Maret 2011 yang memakan jiwa sedikitnya 90 ribu orang -hampir seluruhnya rakyat sipil. Perang ini ditujukan untuk menggulingkan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad.

    Pemimpin oposisi Suriah, Ahmad Jarba, pada Ahad, 7 Juli 2013, mengatakan, dia siap melakukan gencatan senjata dengan pasukan Assad selama bulan suci Ramadan. "Saya sadar bahwa ini mungkin bagi beberapa orang sebagai sebuah panggilan realistis," kata Ban.

    Ban juga meminta kepada kelompok berseteru agar supaya membebaskan para tahanan. "Laporan yang masuk, jumlahnya ratusan jika bukan ribuan. Mereka terdiri dari kaum perempuan dan anak-anak yang ditahan  di beberapa pusat tahanan resmi maupun tidak," jelas Ban. Dia menambahkan, "Angkatan bersenjata kelompok oposisi juga menahan sejumlah orang yang bukan tahanan perang."

    AL ARABIYA | CHOIRUL

    Baca Juga:
    Diperiksa Tiga Jam, Maharani Hanya 'Permisi'

    Beruang Salju Ini Hentikan Laju Kapal Raksasa
    Suap Daging Impor, KPK Kembali Periksa Maharani
    Amien Rais: Prabowo-Hatta Kombinasi Menarik
    Bos Sanex Steel Disebut Pernah Setor Anas 5 Miliar


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Raoul Follereau Mengusung Kepedulian Terhadap Penderita Kusta

    Raoul Follereau mengusulkan kepedulian terhadap kusta. Perjuangannya itu akhirnya diakui pada 25 Januari 1954 dan ditetapkan sebagai Hari Kusta.