Perkosa 11 Gadis, Politikus Dieksekusi di Cina

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • studlife.com

    studlife.com

    TEMPO.CO, Zhengzhou - Cina mengeksekusi seorang bekas pejabat Partai Komunis, Selasa, 18 Juni 2013, setelah terbukti memperkosa 11 gadis ingusan. Demikian laporan media pemerintah, Rabu, 19 Juni 2013.

    Siaran China Central Television mengutip keterangan pejabat pengadilan, menyebutkan Li Xingong dieksekusi setelah pria 44 tahun itu dinyatakan bersalah oleh pengadilan di Kota Yongcheng, Provinsi Henan.

    Laporan awal menyebutkan, Li, bekas Wakil Sekretaris Partai Komunis Cabang Yongcheng, ditahan pihak berwajib pada Mei 2012 usai polisi memergokinya melakukan aksi seksual di dalam sebuah mobil dengan seorang gadis di bawah umur.

    Atas berbagai perbuatannya, Pengadilan Rakyat Kota Shangqiu menjatuhkan hukuman mati terhadap Li dan mencabut hak-hak politiknya seumur hidup.

    Pembelaan Li di depan majelis hakim ditolak oleh Pengadilan Tinggi Rakyat Provinsi Henan. Sedangkan keputusan eksekusi terhadap dirinya disetujui oleh Mahkamah Pengadilan Rakyat China.

    Kasus perkosaan atas gadis-gadis ingusan ini menuai perdebatan publik di media internet. Bahkan sejumlah pengguna jejaring media sosial mengecam perbuatan Li.

    Kantor berita resmi Cina, Xinhua, menulis, hukuman terhadap Li ini bertepatan dengan sumpah Cina yang akan melindungi kaum remaja dari berbagai kejahatan menyusul serangkaian kasus-kasus seksual yang melibatkan anak-anak.

    AL JAZEERA | XINHUA | CHOIRUL

    Terhangat:
    EDSUS HUT Jakarta
    | Kenaikan Harga BBM | Rusuh KJRI Jeddah

    Terpopuler
    Wahyu Muryadi Keluar dari Forum Pemred

    Apa Kata Goenawan Mohamad Soal Mundurnya Wahyu 

    Begini Kritik Awak Tempo untuk Wahyu Muryadi 

    Tempo Adakan Sidang Etik untuk Wahyu Muryadi 

    Dipta, Istri Djoko Susilo Punya Aset Miliaran


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pertanyaan Ganjil dalam TWK yang Mesti Dijawab Pegawai KPK

    Sejumlah pertanyaan yang harus dijawab pegawai KPK dalam TWK dinilai nyeleneh, mulai dari hasrat seksual hingga membaca doa qunut dalam salat.