MI5 Dituding Coba Rekrut Tersangka Kasus Woolwich

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gambar dari rekaman video aksi pembunuhan terhadap seorang tentara Royal Artilerry Baracks di Woolwich, Inggris (22/5). Jasad korban (kiri) tergeletak di aspal dibunuh dua orang tak dikenal. Dailymail.co.uk

    Gambar dari rekaman video aksi pembunuhan terhadap seorang tentara Royal Artilerry Baracks di Woolwich, Inggris (22/5). Jasad korban (kiri) tergeletak di aspal dibunuh dua orang tak dikenal. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, London - Tersangka pembunuhan di Woolwich, Michael Adebolajo pernah "diganggu" oleh MI5 dan ditawari bekerja untuk dinas rahasia domestik Inggris tersebut. Soal ini disampaikan Abu Nusaybah, teman masa kecil Adebolajo, kepada Newsnight BBC, Jumat 25 Mei 2013.

    Nusaybah berbicara kepada Richard Watson dari BBC tentang persahabatannya dengan Adebolajo, yang dihubungkan dengan pembunuhan terhadap tentara Inggris 25 tahun, Drummer Lee Rigby, Rabu 22 Mei 2013.

    Nusaybah mengatakan, Adebolajo mengatakan kepadanya bahwa agen MI5 mengunjungi rumahnya sekitar enam bulan lalu.

    "Dia menyebutkan bahwa awalnya mereka ingin bertanya apakah dia tahu orang-orang tertentu. Setelah dia berkata dia tidak tahu orang-orang ini ... mereka bertanya padanya apakah ia tertarik untuk bekerja untuk mereka," kata Nusyabah kepada BBC.

    BBC tidak bisa memperoleh konfirmasi dari sumber di Kantor Kementerian Pemerintah Inggris.

    Nusaybah ditangkap di halaman kantor BBC oleh polisi Kontra-Terorisme Inggris, setelah wawancara. Ia ditangkap karena dugaan terlibat kasus terorisme.

    BBC | Abdul Manan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTUN: Blokir Internet di Papua dan Papua Barat Melanggar Hukum

    PTUN umumkan hasil sidang perihal blokir internet di Papua dan Papua Barat pada akhir 2019. Menteri Kominfo dan Presiden dinyatakan melanggar hukum.