6 Hewan Paling Kesepian dan Mencari Pasangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kura-Kura atau Labi-Labi Moncong Babi (carettochelys insculpta). TEMPO/Cunding Levi

    Kura-Kura atau Labi-Labi Moncong Babi (carettochelys insculpta). TEMPO/Cunding Levi

    TEMPO.CO, London - Apa jadinya jika Anda menjadi satu-satunya spesies di muka bumi ini? Kesepian? Sudah pasti. Dan lebih parahnya lagi, tidak akan ada generasi penerus lagi alias punah.

    Banyak makhluk berada dalam situasi ini karena mereka adalah endemik (yaitu unik) di daerah-daerah tertentu sehingga meningkatan risiko kepunahan, atau yang lain karena jumlah mereka telah berkurang oleh rusaknya habitat atau perburuan dan penangkapan.

    Berikut 6 hewan kesepian yang sedang mencari pasangan demi kelangsungan spesies.

    1. Mangarahara cichlid
    Spesies ikan yang sangat jarang ini diperkirakan tidak ada lagi di alam liar. Dan ikan ini ada dalam situasi bahaya kritis jika kebun binatang di London tetap hanya memiki dua ekor ikan jantan dan ahli ikan di Berlin tidak segera menemukan betina lainnya.

    2. George si kura-kura
    Anggota lain dari klub yang terkenal sedih ini bernama Goergi si kura-kura kesepian. Kura-kura Pulau Pinta dari Galapagos ini sudah keburu meninggal setahun lalu setelah beberapa kali gagal kawin dengan kura-kura dari subsesies lain. Pada usia lebih dari 100 tahun, George adalah kura-kura yang sehat. Ia mampu berjalan dengan baik.

    3. Macan tutul
    Hutan Rusia bagian timur tampaknya tidak seperti rumah bagi kucing besar. Namun, tempat itu sesungguhnya cocok bagi macan tutul Amur. Seekor kucing yang cepat, pintar, dan mencolok ini diperkirakan hanya berjumlah sekitar 30ekor.

    Penamilan mereka yang mencolok merupakan masalah tersendiri bagi mereka. Meskipun jumlah mereka sedikit, macan tutul masih saja dibunuh para oleh para pemburu kulit berharga mereka. Masalah lainnya adalah makanan. Kelinci dan rusa adalah santapan yang lezat bagi mereka dan bagi manusia juga.

    Jadi, minimnya makanan karna makanan erke dibru juga oleh manusia menjadi masalah yang krusial. Untungnya, pemerintah rusia telah membangun sebuah Taman Nasional seluas 263.046 hektar pada tahun 2012.

    4. Badak jawa
    Hewan ini banyak ditemukan di seluruh Asia Tenggara. Hewan raksasa ini sekarang merasa kesepian dan terisolasi sepenuhnya di Taman Nasional Ujung Kulon di Jawa Barat, dengan kurang dari 100 individu yang dianggap tersisa. Mungkin mereka adalah mamalia besar terlangka di bumi.

    5. Gorila
    Manusia telah menggerogoti habitat si gorila yang berada di Afrika Tengah dan Timur. Konflik yang terus terjadi di daerah ini mendorong manusia untuk mengungsi ke gunung dan ini tentu saja berdampak pada habitat gorila. Namun, berkat upaya konservasi yang agak stabil dalam beberapa tahun terakhir, gorila ini terselamatkan. Meskipun kini hanya tersisa kurang dari 900 dan mereka tetap terancam punah.

    6. Vacuita/lumba-lumba
    Vaquita adalah lumba-lumba kecil yang bersarang di Teluk Meksiko California. Mereka adalah korban dari industri perikanan. Seringkali vaquita tak sengaja tertangkap (sering disebut bycatch) dan akhirnya dibunuh. Oleh sarena itu, diperkirakan hanya 200 individu yang tersisa kini.Kita hanya bisa berharap bahwa upaya untuk menghilangkan insiden bycatch akan berhasil.

    NATIONAL GEOGRAPHIC | ANINGTIAS JATMIKA

    Topik terhangat:

    PKS Vs KPK
    | E-KTP | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

    Berita lainnya:
    Indoguna Akui Setor Uang ke PKS 

    Fathanah Akui Indehoy dengan Maharani

    Fathanah Ketahuan Curi Dokumen KPK

    Cerita Dewi Queen of Pantura, Soal Sawer Pejabat


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.