Obama dan Cameron Diskusikan Krisis Suriah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang anggota pasukan pemberontak berjaga-jaga dengan senjatanya di Aleppo, Suriah, (29/7). REUTERS/Zohra Bensemra

    Seorang anggota pasukan pemberontak berjaga-jaga dengan senjatanya di Aleppo, Suriah, (29/7). REUTERS/Zohra Bensemra

    TEMPO.CO, Washington - Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengatakan, dia dan rekannya, Perdana Menteri Inggris David Cameron telah sepakat meningkatkan tekanan kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad dengan tujuan mendongkel kekuasaan Assad.

    Kedua pemimpin yang bertemu di Washington usai pembicaraan menyampaikan pidato bergantian kepada wartawan yang menunggunya pada Senin, 13 Mei 2013.

    "Kami akan melanjutkan upaya kami meningkatkan tekanan terhadap rezim Assad, menyediakan bantuan kemanusiaan guna memperkuat kelompok oposisi dan mempersiapkan Suriah sebagai negara demokratis tanpa Bashar al-Assad," kata Obama.

    Patty Culhane dari Al Jazeera melaporkan dari Washington DC, sejumlah media lokal menurunkan berbagai tulisan mengenai kemungkinan negara mempersenjatai para pemberontak.

    "Itu akan menjadi pertempuran yang sulit bagi pemerintahan Obama yang memutuskan mempersenjatai pemberontak," kata Culhane.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Topik Terhangat:
    PKS Vs KPK |
    E-KTP | Vitalia Sesha | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

    Berita Terpopuler:
    Mahmoud Ahmadinejad Terancam 74 Cambukan 

    Tidur di Pesawat, Netanyahu Didenda Rp 1,2 Miliar

    Kampanye Hemat di Cina, Penjualan Seafood Anjlok

    Bawa Panci, Turis Arab Saudi Ditahan di Bandara AS

    Jet Tempur F-16 Turki Hilang di Dekat Suriah


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?