Pesawat Lufthansa Keluarkan Api di Udara

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pesawat Lufthansa mendarat di bandara Frankfurt, Jerman (21/4).  AP/Michael Probst

    Pesawat Lufthansa mendarat di bandara Frankfurt, Jerman (21/4). AP/Michael Probst

    TEMPO.CO, Helsinki - Pesawat Airbus Lufthansa A 321-200 tidak dapat bertahan lama di udara, Sabtu, 4 Mei 2013. Baru saja terbang selama 15 menit, mesin kiri kapal terbang itu meledak. Hingga kobaran api terlihat jelas dari balik kamera berlensa panjang.

    "Pesawat Lufthansa sempat terguncang setelah bunyi ledakan," tulis Mail Online. "Sejumlah penumpang mendengar suara seperti gergaji, sebelum muncul beberapa gema ledakan di pesawat."

    Ketika itu, Lufthansa tengah mengangkut 162 penumpang dengan enam awak. Ledakan dan kobaran api pun mematikan mesin di sayap kiri. Membuat Lufthansa harus melayang dengan satu mesin, pada sayap kanan saja.

    Tidak mampu terbang lama, pilot Lufthansa pun membelokkan rute kapal, kembali ke Bandara Helsinki. "Pesawat mendarat, 20 menit setelah tinggal landas. Sekitar pukul 18.00."

    Kata juru bicara Bandara Helsinki-Vantaa, Lufthansa terpaksa mendarat mendadak karena kesalahan pada mesin. "Pilot menginformasikan ke menara kontrol bandara jika ada masalah di mesin."

    Usai pendaratan darurat itu, 162 penumpang dan enam awak langsung dibawa ke hotel terdekat. Sedangkan tim penyelidik masih menelusuri penyebab ledakan pada mesin itu.

    MAIL ONLINE | CORNILA DESYANA



    Topik Terhangat:
    Pemilu Malaysia
    | Harga BBM | Susno Duadji | Ustad Jefry | Caleg

    Baca juga:
    Ini Motif Perbudakan Buruh Panci di Tangerang

    Massa Bakar Al-Quran di Masjid Jemaat Ahmadiyah

    Ini Kata Dubes Inggris Soal Kantor OPM di Oxford

    Anwar Ibrahim Berkicau Menangkan Pemilu Malaysia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.