Murid TK di Cina Tewas Minum Yogurt Beracun

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Nita Dian

    TEMPO/ Nita Dian

    TEMPO.CO, Beijing - Dua murid TK tewas di kawasan sebelah utara Cina setelah minum yogurt yang diduga dicampur dengan racun tikus oleh pemilik TK saingannya. Demikian laporan media setempat, Kamis, 2 Mei 2013.

    Usai mengonsumsi minuman sehat itu pada 24 April 2013, kedua korban yang berasal dari Provinsi Hebei langsung mual-mual dan mengeluarkan busa dari mulutnya, tulis kantor berita Xinhua.

    Pemilik TK mengakui telah ada peristiwa keracunan di tempat sekolah yang dikelola diduga disebabkan persaingan dua sekolah untuk memperebutkan murid. Kini petugas kepolisian menahan seorang pria yang diduga kuat membantu memasukkan racun ke dalam yogurt yang dikonsumsi korban.

    Menurut Xinhua, nenek korban mendapati yogurt bersama beberapa buku catatan sekolah di jalan raya dekat sekolah mereka di Desa Lianghe, kawasan Pingshan. Lantas sang nenek membawanya ke rumah dan memberikannya kepada sang cucu ketika mereka pulang sekolah.

    Cina dalam beberapa tahun terakhir ini dikejutkan oleh berbagai peristiwa pencemaran makanan dan obat-obatan. Insiden terburuk terjadi pada lima tahun silam melibatkan puluhan ribu anak menderita sakit setelah meminum susuk bubuk bayi yang tercemar.

    Pada peristiwa itu, perusahaan industri kimia ditahan pihak berwajib karena mencampurkan unsur kimia melamine ke dalam susu bubuk guna meningkatkan protein. Namun ternyata berbuntut meracuni bayi. Dalam insiden tersebut, enam anak tewas. Polisi menahan dua orang untuk diminta
    bertanggung jawab.

    BBC | CHOIRUL

    Topik terhangat:
    Susno Duadji
     | Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasional

    Berita Lainnya:
    Yusril: Menyerah, Tak Berarti Susno Mengakui
    Pesan Susno ke Yusril: Saya Minta Dieksekusi  
    Susno Duadji Masuk Sel Cibinong Tengah Malam
    Pengacara Susno Duadji: Itu Kabar Burung 
    Moge Ringsek Uje Bakal Dilelang
    Uang Lelang Moge Uje untuk Bangun Masjid
    Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.