Jaksa Penyidik Pembunuh Bhutto Tewas Ditembak

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chaudhry Zulfiqar Ali. Dnaindia.com

    Chaudhry Zulfiqar Ali. Dnaindia.com

    TEMPO.CO, Islamabad - Jaksa penuntut pembunuh Benazir Bhutto tewas ditembak di Islamabad, Jumat, 3 Mei 2013.Menurut keterangan polisi kepada media, Jaksa Chaudry Zulfiqar Ali tewas seketika seusai beberapa kali tembakan menghantam tubuhnya oleh sejumlah pria bersenjata, Jumat, 3 Mei 2013.

    "Pembunuhan itu berlangsung saat dia mengendarai mobil untuk menyampaikan kasus pembunuhan yang terjadi pada 2007 kepada Perdana Menteri," kata polisi.

    Petugas keamanan ini melanjutkan, "Pengawalnya cedera dalam serangan tersebut, sedangkan seorang wanita lainnya tewas ketika Zulfiqar tak bisa mengendalikan kendaraannya."

    Serangan mematikan berlangsung pada siang bolong di saat jalanan sibuk di kawasan mewah di ibu kota Pakistan. Koresponden Al Jazeera Kamal Hayder, melaporkan dari di Islamabad, Zulfiqar dijadwalkan tampil di pengadilan anti-terorisme di kota tetangga, Rawalpindi, pada Jumat, 3 Mei 2013.

    Hyder katakan, Zulfiqar Ali belum lama ini mengajukan tambahan pengamanan terhadap dirinya kepada Menteri Dalam Negeri, sebab kasus yang ditangani bersiko tinggi menyangkut soal penyidikanpelaku pembunuhan terhadap Benazir Bhutto. "Kendati demikian, dia hanya dikasih seorang petugas pengawal dan satu sopir," kata Hyder.

    AL JAZEERA | CHOIRUL

    Topik terhangat:
    Susno Duadji
     | Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasional

    Berita Lainnya:
    Yusril: Menyerah, Tak Berarti Susno Mengakui
    Pesan Susno ke Yusril: Saya Minta Dieksekusi  
    Susno Duadji Masuk Sel Cibinong Tengah Malam
    Pengacara Susno Duadji: Itu Kabar Burung 
    Moge Ringsek Uje Bakal Dilelang
    Uang Lelang Moge Uje untuk Bangun Masjid
    Densus 88 Tangkap Tiga Terduga Teroris



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.