Balon Udara Jatuh di Peru, Dua Orang Hilang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sxc.hu

    Sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta- Balon udara yang ditumpangi setidaknya tujuh orang warga Peru jatuh di Samudera Pasifik, Ahad waktu setempat. Lima wanita penumpang balon itu ditemukan selamat, sedangkan dua pria lainnya masih dicari.

    Menteri Dalam Negeri Peru Wilfredo Pedraza mengatakan pemilik balon udara itu Globos Peru SAC tidak menyediakan pelampung. Anggota Angkatan Laut Peru, Angkatan Udara, dan polisi mencari lewat udara dan laut untuk menemukan dua orang yang masih hilang tadi.

    Relawan yang menggunakan kapal mereka sendiri juga dilaporkan ikut melakukan pencarian kedua pria yang seorang diantaranya adalah pilot balon tersebut.

    Para perempuan yang selamat itu kini tengah menjalani perawatan di rumah sakit. "Puji Tuhan, kami telah menemukan lima penumpang perempuan yang selamat dan kami terus mencari dua orang pria yang masih hilang, kami berharap menemukan mereka dalam keadaan hidup," kata Pedraza kepada wartawan di pantai Canete di selatan ibu kota Peru, Lima. "Ada kebahagiaan, tapi masih mendebarkan karena kami harus mencaru dua orang pemuda lagi," katanya.

    Selain mengkritik masalah pelampung yang tidak disediakan, balon udara itu menurut Pedraza juga tidak dilengkapi dengan alat pelacak Global Positioning System (GPS).

    BBC|JULI

    Topik terhangat:

    Gaya Sosialita | Susno Duadji | Ustad Jefry | Caleg | Ujian Nasional

    Baca juga:
    Brigade Hizbullah Siap Mengawal Susno Duadji

    Susno Duadji Minta Polda Jabar Tidak Disalahkan
    Soal Susno Duadji, Polda Jabar Dinilai Lebay
    Pengacara Tak Tahu Keberadaan Susno Duadji


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.