Stroke, Presiden Aljazair Dibawa ke Paris

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika (kanan)bersama Pangeran Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa al-Thani. ANTARA/REUTERS/Louafi Larbi

    Presiden Aljazair Abdelaziz Bouteflika (kanan)bersama Pangeran Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa al-Thani. ANTARA/REUTERS/Louafi Larbi

    TEMPO.CO, PARIS-- Presiden Aljazair Abdulaziz Bouteflika dilarikan ke rumah sakit di Paris, Prancis, Ahad 28 April 2013, setelah terserang stroke. Bouteflika yang kini berusia 76 tahun mengalami "transient ischemia" atau penggumpalan pembuluh darah. Serangan ini juga kerap disebut “stroke mini.”

    Tim dokter rumah sakit militer Val de Grace yang merawat Bouteflika mengungkapkan kondisi sang presiden mulai membaik. Kerusakan syaraf akibat serangan stroke menurut dokter masih dapat diperbaiki. Rumah sakit ini kerap menjadi rujukan bagi pasien-pasien penting baik dari dalam Prancis maupun luar negeri.

    “ Tuan Bouteflika memiliki keseimbangan yang baik. Kini neliau sedang memulikan kondisi akibat kelelahan yang ditimbulkan oleh serangan stroke tersebut,” kata dokter Rachid Bougherbal dalam konferensi pers di Paris.

    Perdana Menteri Abdulmalik Sellal meminta masyarakat Aljazair tenang ihwal kondisi kesehatan presiden.

    Bouteflika beberapa waktu terakhir mulai jarang muncul di depan publik. Beberapa tahun lalu ia pernah menjalani operasi di sebuah rumah sakit Paris. Pejabat Aljazair mengatakan Bouteflika mengalami bisul di usus. Namun bocoran kawat diplomatik Amerika Serikat menduga ia mengidap kanker usus.

    Meski mulai sakit-sakitan, banyak pihak di Aljazair yakin Bouteflika mampu menjalani periode keempat pasca-pemilu tahun depan. Ia menjadi salah satu politisi tua yang menguasai Aljazair sejak merdeka dari Prancis lima dekade lalu.

    L BBC | SITA PLANASARI AQUADINI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.